JCCNetwork.id- Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten, terpantau mulai mengalami penurunan setelah sempat melonjak tajam menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Penurunan harga terutama terjadi pada komoditas hortikultura dan daging ayam potong, sementara sejumlah kebutuhan pokok lainnya cenderung stabil.
Berdasarkan pantauan di lapangan, cabai rawit merah menjadi salah satu komoditas yang mengalami koreksi harga paling signifikan. Harga cabai rawit yang sebelumnya sempat menembus kisaran Rp90 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram, kini turun menjadi sekitar Rp40 ribu per kilogram.
Seorang pedagang sayur di Pasar Ciputat, Yeni (50), mengatakan penurunan harga cabai mulai terasa setelah pergantian tahun. Menurutnya, kondisi tersebut cukup meringankan beban pedagang sekaligus meningkatkan minat beli masyarakat.
“Alhamdulillah sih kalau cabai sama sayuran agak turun ya daripada kemarin sebelum tahun baru. Kemarin cabai itu sampai Rp90 ribu per kilogram,” ungkap Yeni saat ditemui Metrotvnews.com, di Pasar Ciputat, Kamis, 8 Januari 2026.
Selain cabai, harga daging ayam potong juga tercatat mengalami penurunan. Jika sebelumnya dijual di kisaran Rp55 ribu hingga Rp58 ribu per kilogram menjelang Nataru, kini harga ayam potong berada pada rentang Rp45 ribu per kilogram, tergantung ukuran dan jenis potongan.
Pedagang daging ayam, Diana (43), mengungkapkan bahwa penurunan harga ayam terjadi seiring dengan kembali normalnya pasokan pasca libur panjang akhir tahun. Ia menyebut harga ayam sangat bergantung pada bobot dan jenis penjualan, baik per ekor maupun per kilogram.
“Kalau ayam setelah tahun baru tuh turun, kalau kemarin sebelum tahun baru bisa jual Rp55 ribu sampai Rp58 ribu per kilogram. Untuk harga ayam itu tergantung besar kecilnya, kalau ekoran bisa empat puluh, empat tiga atau tiga delapan,” ujar Diana (43), penjual daging ayam potong di Pasar Ciputat.
Sementara itu, sejumlah bahan pokok lain seperti beras dan minyak goreng terpantau relatif stabil. Pedagang sembako di Pasar Ciputat, Alip (22), mengatakan harga beras masih berada pada kisaran Rp12 ribu hingga Rp14 ribu per liter, tergantung kualitas dan jenisnya. Adapun harga minyak goreng berada di rentang Rp18 ribu hingga Rp20 ribu per liter.
“Beras banyak macamnya sih paling murah sekarang Rp12 ribu sampai Rp14 ribu per liter. Kalau minyak pasaran paling murah kisaran Rp18 ribu sampai Rp20 ribu/ per iter,” kata Alip.
Meski demikian, Alip menyebutkan harga telur ayam ras mengalami sedikit kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Saat ini, harga telur berada di kisaran Rp30 ribu hingga Rp32 ribu per kilogram, naik sekitar Rp2 ribu dibandingkan sebelumnya.
“Kalau telur paling naik turun dikit-dikit lah udah wajar. Telur naik Rp2.000, kan sekarang lagi Rp30 ribu paling naik Rp32 ribu. Turun juga kadang nyampe di Rp28 ribu-Rp29 ribu, cuma sekarang lagi di harga Rp30 ribu,” kata Alip.
Penurunan dan stabilisasi harga bahan pokok pasca-Nataru ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi di awal tahun 2026, khususnya di wilayah Tangerang Selatan dan sekitarnya.



