JCCNetwork.id- Libur panjang akhir tahun kembali mendorong peningkatan mobilitas masyarakat ke berbagai daerah wisata. Yogyakarta menjadi salah satu tujuan utama wisatawan domestik, terutama untuk aktivitas luar ruangan dan wisata air, di tengah cuaca yang cenderung tidak menentu pada masa peralihan musim.
Sejumlah pengelola wisata dan pelaku industri pariwisata mengimbau pengunjung untuk mempersiapkan diri dengan baik agar aktivitas liburan tetap aman dan nyaman. Persiapan tersebut mencakup pemilihan perlengkapan pribadi hingga perlindungan asuransi, seiring meningkatnya jumlah wisatawan selama periode liburan akhir tahun.
Aktivitas outdoor seperti wisata air, taman rekreasi, hingga ruang terbuka publik diperkirakan mengalami lonjakan kunjungan. Kondisi cuaca panas yang dapat berubah sewaktu-waktu menjadi hujan turut menjadi perhatian, sehingga wisatawan disarankan menyesuaikan perlengkapan yang dibawa.
Dari sisi kenyamanan, pemilihan pakaian menjadi faktor penting. Wisatawan dianjurkan mengenakan pakaian longgar berbahan ringan dan menyerap keringat guna menjaga sirkulasi udara tubuh saat beraktivitas di luar ruangan. Namun demikian, membawa pakaian hangat seperti jaket atau sweater juga dinilai perlu sebagai antisipasi perubahan cuaca mendadak.
Selain itu, perlindungan terhadap paparan sinar matahari menjadi perhatian utama. Penggunaan tabir surya dengan tingkat perlindungan tinggi dianjurkan untuk meminimalkan risiko kerusakan kulit akibat sinar ultraviolet. Tak hanya itu, penggunaan topi dan kacamata hitam juga dinilai efektif dalam melindungi wajah dan mata dari paparan langsung sinar matahari.
Asupan cairan pun menjadi aspek krusial selama liburan, terutama saat cuaca panas. Wisatawan diingatkan untuk rutin mengonsumsi air putih guna mencegah dehidrasi yang dapat berdampak pada kondisi fisik, seperti kelelahan hingga gangguan kesehatan serius. Pengelola wisata menyarankan pengunjung membawa botol minum pribadi dan menghindari konsumsi minuman beralkohol maupun berkafein secara berlebihan.
Di sisi lain, aspek keselamatan menjadi perhatian serius, khususnya pada destinasi wisata air yang ramai dikunjungi selama libur akhir tahun 2025. Perlindungan asuransi kecelakaan diri dinilai sebagai langkah penting untuk memberikan rasa aman bagi wisatawan selama beraktivitas.
Direktur Utama Askrindo, Fankar Umran, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung keamanan wisata nasional melalui penyediaan solusi perlindungan bagi masyarakat.
“Sebagai perusahaan asuransi nasional, Askrindo berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat melalui solusi pelindungan yang relevan. Kolaborasi dengan Waterboom Jogja ini merupakan bentuk nyata kontribusi Askrindo dalam mendukung pariwisata yang aman,” jelas Direktur Utama Askrindo, Fankar Umran.
Senada, Direktur Bisnis Askrindo, Budhi Novianto, menekankan bahwa tingginya jumlah pengunjung pada musim liburan menuntut perhatian ekstra terhadap faktor keselamatan.
Pihaknya menilai potensi kedatangan wisatawan dari berbagai daerah selama akhir tahun sangat besar, sehingga sinergi antara pengelola wisata dan penyedia layanan perlindungan menjadi kunci dalam menciptakan pengalaman liburan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan di Yogyakarta.



