Gelombang Mudik Nataru Mulai Menggeliat di Pasar Senen

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Aktivitas mudik menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) mulai terlihat di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (19/12/2025) dini hari.

Sejak awal pagi, ribuan calon penumpang memenuhi area keberangkatan, menandai dimulainya gelombang mudik akhir tahun.

- Advertisement -

Pantauan di lapangan menunjukkan, sejak pukul 04.00 WIB, penumpang yang membawa koper dan tas besar terus memasuki peron stasiun.

Kesibukan semakin meningkat dengan kehadiran porter yang sigap menawarkan jasa angkut barang, membantu masyarakat yang menuju berbagai kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur, termasuk Semarang, Yogyakarta, dan Surabaya.

 

- Advertisement -

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Daerah Operasional 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa tren peningkatan jumlah penumpang sudah terlihat sejak Kamis (18/12/2025).

Data PT KAI mencatat sebanyak 23.121 penumpang berangkat dari Daop 1 Jakarta, sementara jumlah penumpang yang tiba mencapai 23.863 orang.

“Kami terus memantau pergerakan penumpang secara intensif selama masa angkutan libur ini,” ujar Franoto di Jakarta, Jumat pagi.

PT KAI memprediksi lonjakan penumpang akan meningkat drastis pekan depan. Hari keberangkatan yang paling diminati diperkirakan jatuh pada 24 Desember 2025 dengan total pemesanan mencapai 38.485 pelanggan. Disusul 25 Desember 2025 sebanyak 37.092 orang dan 23 Desember 2025 dengan 30.577 pelanggan.

Stasiun Pasar Senen tetap menjadi titik utama keberangkatan bagi penumpang kereta ekonomi dan menengah.

Untuk menjaga kelancaran operasional di tengah lonjakan penumpang, pihak PT KAI memperketat pengaturan alur pergerakan dan pengamanan stasiun menjelang libur Nataru.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Kecelakaan Bus dan Truk Lumpuhkan Jalur Cipali

JCCNetwork.id-Kecelakaan lalu lintas melibatkan bus PO Semeru dan sebuah truk terjadi di Kilometer 182 ruas Tol Cipali arah Jakarta menuju Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026)...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER