JCCNetwork.id-PT Angkasa Pura Indonesia (API) menyatakan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dalam kondisi siap penuh menghadapi lonjakan pergerakan penumpang dan penerbangan selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Untuk mendukung kelancaran operasional, sebanyak 11.573 personel gabungan dari seluruh unsur dan pemangku kepentingan bandara disiagakan.
General Manager Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Heru Karyadi, mengatakan kesiapsiagaan tersebut ditandai dengan pelaksanaan apel posko Nataru sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, seluruh jajaran bandara telah dipersiapkan untuk mengantisipasi peningkatan arus penumpang selama masa libur akhir tahun.
Pada periode Nataru kali ini, jumlah personel yang bertugas mengalami peningkatan sekitar 4,6 persen atau bertambah kurang lebih 160 orang per shift dibandingkan periode sebelumnya.
Personel tersebut berasal dari berbagai unit kerja, mulai dari pelayanan dan operasional, fasilitas bandara, landside dan airside, hingga pengamanan perimeter serta unsur pendukung lainnya.
Berdasarkan proyeksi manajemen bandara, puncak arus libur Natal diperkirakan terjadi pada Minggu, 25 Desember 2025, dengan total pelayanan mencapai 1.146 penerbangan dan 194.269 penumpang. Angka tersebut meningkat sekitar 1,6 persen dibandingkan tahun lalu, dengan lonjakan mulai terasa sejak 21 Desember 2025.
Sementara itu, puncak arus libur Tahun Baru diprediksi berlangsung pada Minggu, 28 Desember 2025, dengan 1.141 penerbangan atau naik 5,9 persen. Jumlah penumpang pada periode tersebut diperkirakan mencapai 181.886 orang, melonjak 14,1 persen dibandingkan periode Nataru sebelumnya.
Adapun puncak arus balik diperkirakan terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026, dengan 1.144 penerbangan dan 184.908 penumpang, atau meningkat 15,5 persen dari tahun lalu.
Selama periode Nataru 2025–2026, Denpasar, Kualanamu, dan Makassar menjadi tujuan favorit penumpang domestik. Untuk rute internasional, destinasi dengan minat tertinggi meliputi Singapura, Kuala Lumpur, dan Jeddah.
Menghadapi potensi cuaca ekstrem dan tingginya curah hujan, Angkasa Pura Indonesia telah melakukan langkah mitigasi dengan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh fasilitas bandara, termasuk pengujian sistem kelistrikan utama dan cadangan.
Manajemen juga menambah 10 unit pompa floating berkapasitas 3.000 liter per menit di titik rawan genangan, melengkapi 12 hingga 15 pompa yang telah disiagakan sebelumnya.
Selain kesiapan infrastruktur, pengamanan juga diperkuat dengan penambahan personel di area strategis dan perimeter bandara. Seluruh fasilitas, baik di luar terminal maupun di dalam terminal penumpang, dipastikan dalam kondisi optimal.
Pada periode Nataru 2025, Bandara Soekarno-Hatta juga menerima pengajuan 688 penerbangan tambahan atau extra flight, yang terdiri dari 375 penerbangan kedatangan dan 313 penerbangan keberangkatan.
Manajemen bandara mengimbau calon penumpang untuk datang lebih awal ke bandara guna mengantisipasi kemacetan, cuaca, serta antrean layanan, sehingga perjalanan selama libur Natal dan Tahun Baru dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman.







