Kim Kardashian Cerita Alasan di Balik Nama Panggung, dari Kimberly hingga SKIMS

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Kim Kardashian mengungkap alasan di balik keputusan mengganti namanya sesaat sebelum program reality show Keeping Up With the Kardashians tayang perdana pada Oktober 2007. Dalam wawancara yang dikutip dari Enews pada Sabtu (6/12), Kim menyebut perubahan itu berawal dari pertimbangan sederhana soal kemudahan penyebutan.

Ia mengaku selalu menggunakan nama lengkapnya, Kimberly, hingga kontrak untuk reality show keluarga Kardashian ditandatangani. Namun ketika melihat chyron bertuliskan “Kimberly Kardashian”, Kim merasa nama itu terlalu panjang.

- Advertisement -

“Dan ketika aku melihat chyron-ku, Kimberly Kardashian, aku berkata, ‘menurutku itu terlalu panjang untuk diucapkan orang.’ Dan seperti, ‘kita singkat saja menjadi Kim.’” tambahnya.

Meski kini dikenal secara global dengan nama pendeknya, Kim mengakui bahwa perubahan itu tetap terasa janggal baginya. Ia mengatakan orang-orang terdekat seperti teman sekolah dan mendiang ayahnya selalu memanggilnya “Kimberly”.

Selain nama pribadi, Kim juga pernah melakukan penyesuaian nama pada bisnisnya. Saat ini ia mengelola merek shapewear SKIMS, yang terinspirasi dari nama panggilannya. Dalam siaran langsung bersama Snoop Dogg dan Kris Jenner pada 4 Desember, Kim menceritakan bagaimana SKIMS awalnya diberi nama “Kimono”.

- Advertisement -

Namun kritik dari pemerintah Jepang dan berbagai pihak membuatnya mempertimbangkan ulang. Ia kemudian mengganti nama tersebut, langkah yang ia nilai sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya Jepang. “Aku tidak ingin ada yang mengira aku menyalahgunakan budaya itu, jadi kami putuskan untuk mengganti nama,” katanya.

Kim menegaskan bahwa penggunaan nama berbeda bukan hal asing di keluarganya. Ibunya, Kris Jenner, juga dikenal publik menggunakan nama yang berbeda dari nama lahirnya, Kristen Houghton.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Banjir Jakarta dan Bekasi Tewaskan Dua Warga

JCCNetwork.id-Seorang remaja laki-laki berinisial RP (18) ditemukan meninggal dunia setelah diduga terseret arus banjir di kawasan kolong Jembatan Kirana Tol JORR, Kelurahan Cakung Barat,...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER