JCCNetwork.id- Penyanyi dangdut Ayu Ting Ting angkat suara menanggapi tudingan warganet yang selama ini menilai dirinya dijadikan “ATM berjalan” oleh keluarga. Pernyataan itu disampaikan Ayu dalam sebuah podcast bersama Sara Wijayanto, yang dirilis baru-baru ini.
Dalam kesempatan tersebut, Ayu secara tegas membantah anggapan bahwa ia bekerja keras semata-mata untuk memenuhi kebutuhan orang tuanya. Tuduhan tersebut kerap muncul di kolom komentar media sosial, bahkan dikaitkan dengan isu kegagalan rencana pernikahannya di masa lalu.
Menurut Ayu, membantu orang tua merupakan kewajiban moral yang seharusnya tidak perlu dipersoalkan. Ia menyebut, sebagai anak tunggal, sudah sewajarnya ia memberikan yang terbaik bagi keluarganya selama masih mampu.
“Oh elu tuh dijadiin ATM ama keluarga lu, ama orang tua lu. Lah emang udah tugas gue sebagai anak, dan gue ikhlas terus kenapa. Gue mah ada duit, emak bapak gue, gue pakein apa yang bisa dipake. Bukan berarti seneng sendiri, gue mah ngerajain orang tua gue dulu,” ujar Ayu.
Ayu menambahkan, pemikiran setiap orang berbeda, sehingga ia memahami jika ada pihak yang menilai tindakannya secara negatif. Namun ia mengaku kerap merasa geram ketika komentar warganet sudah menyerempet hal-hal pribadi, terutama yang melibatkan putrinya, Bilqis.
Meski demikian, Ayu memilih untuk menahan diri dan tidak membalas komentar miring tersebut. Ia berusaha melihat sisi positif dari perhatian yang diterimanya, termasuk dari komentar warganet yang bernada sinis.
Ayu menegaskan bahwa dirinya kini lebih santai dalam menanggapi kritik publik. Ia menyadari bahwa apa pun langkah yang diambil seorang figur publik akan selalu mengundang pro dan kontra.
“Jangankan kita, orang biasa (bukan artis) juga pasti ada yang gak suka juga kan,” ujarnya.
Ayu menutup dengan menyatakan bahwa ia tidak lagi ambil pusing terhadap tudingan-tudingan tersebut. Ia menilai akan selalu ada pihak yang mencari kesalahan, bahkan saat seseorang telah berusaha melakukan hal yang benar.



