JCCNetwork.id- Jay Idzes bukan cuma membela Merah-Putih di lapangan, tapi juga mempromosikan nama rekan-rekannya ke dunia Eropa! Bek tangguh Sassuolo itu kini menjadi ikon baru Timnas Indonesia. Sejak debutnya pada 2024, Jay Idzes sudah mengoleksi 16 caps dan kini dipercaya menjadi kapten di skuad Garuda.
Di bawah komandonya, Indonesia berhasil menembus putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia prestasi bersejarah yang membuat dunia mulai melirik sepak bola Indonesia.
“Orang-orang mulai mengetahui bahwa Indonesia memiliki banyak pemain bagus,” ucap Idzes kepada media Italia.
Ya, dari Kevin Diks di Borussia Monchengladbach, hingga Calvin Verdonk di Lille nama-nama pemain berdarah Indonesia kini bersinar di Eropa.
Idzes bahkan mengenang momen debutnya bersama Garuda dengan penuh emosi laga kandang pertamanya di Maret 2024, disaksikan ribuan suporter yang membuatnya merinding di lapangan. Dan yang tak terlupakan, gol debutnya melawan Vietnam satu-satunya gol untuk Merah Putih sejauh ini.
“Saya merinding saat melangkah ke lapangan. Begitu banyak orang di stadion dan saya melakoni pertandingan pertama saya,” ucapnya.
Kini, di Italia, Idzes terus membuktikan diri. Dibeli Sassuolo senilai 8 juta euro, ia sudah tampil dalam enam laga Serie A musim ini melawan klub-klub besar seperti Lazio, Inter Milan, dan Hellas Verona. Meski baru merasakan tiga kemenangan, aura kepemimpinan dan ketenangan Idzes di lini belakang jadi sorotan media Eropa.
Jay Idzes bukan hanya pemain tapi duta sepak bola Indonesia di benua biru.Dari lapangan hijau Serie A, ia kirim pesan pada dunia: Garuda tak lagi terbang rendah. Kini dunia mulai tahu sepak bola Indonesia siap bersaing di level tertinggi.



