JCCNetwork.id- Kasus dugaan pengancaman dan pencemaran nama baik antara selebgram Erika Carlina dan DJ Giovanni Surya Saputra alias DJ Panda terus bergulir. Rabu (15/10/2025), DJ Panda akhirnya memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan sebagai pihak terlapor.
Pantauan di lokasi, DJ Panda tiba di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya sekitar pukul 13.23 WIB didampingi kuasa hukumnya. Mengenakan kemeja putih, pria yang dikenal sebagai disjoki ini tampak tenang meski dikerubungi awak media. Ia enggan memberikan banyak komentar terkait kasus yang menyeret namanya.
“Ya hadapi saja,” kata DJ Panda di Polda Metro Jaya, Rabu (15/10/2025).
Pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut dari laporan Erika Carlina yang dibuat pada 24 Juli 2025 lalu. Erika menuduh DJ Panda melakukan penggiringan opini, ujaran kebencian, hingga penyebaran data pribadi yang diduga memicu ancaman terhadap dirinya di media sosial.
Menurut Erika, ancaman itu berasal dari sebuah grup fanbase DJ Panda yang beranggotakan sekitar 500 orang. Ia menduga penyebaran informasi pribadi serta bentuk intimidasi tersebut berawal dari pihak DJ Panda sendiri.
“Yes (DJ Panda, dia melakukan) penggiringan opini, ujaran kebencian, pengancaman bentuk dari apa ya, data pribadi juga. Data pribadi juga disebarluaskan. Itu semua asalnya dari dia,” kata Erika di Polda Metro Jaya, Kamis (24/7).
Aktris yang dikenal lewat film Pabrik Gula itu juga menegaskan bahwa laporannya bukan karena masalah pribadi terkait kehamilan, melainkan murni untuk melindungi diri dari ancaman. Ia mengaku sempat menutupi kehamilannya sebelum akhirnya memutuskan menempuh jalur hukum.
“Cuma karena adanya pengancaman ini memang aku mau nggak mau (buat laporan) demi janin aku. Aku harus ngomong juga, makanya aku bawa ke jalur hukum,” jelasnya.
Dalam proses pelaporannya, Erika menyerahkan sejumlah barang bukti, termasuk foto hasil USG dan dokumen berisi bukti ancaman yang diterimanya dari pihak tidak dikenal. Bukti-bukti tersebut kini telah diterima oleh penyidik Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk ditindaklanjuti.
Sementara itu, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait hasil pemeriksaan DJ Panda. Namun, kasus ini disebut akan terus berlanjut dengan memeriksa sejumlah saksi tambahan guna memastikan ada tidaknya unsur pidana dalam laporan tersebut.
Kasus yang melibatkan dua figur publik ini mendapat perhatian luas publik, terutama di media sosial. Banyak pihak berharap penyelidikan berjalan transparan dan objektif agar kebenaran dapat terungkap.



