Nama Brigjen Budhi di Tim Reformasi Polri Picu Polemik

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Langkah Polri membentuk Tim Transformasi Reformasi memantik sorotan publik lantaran di antara 52 perwira yang ditunjuk berdasarkan Surat Perintah Kapolri Nomor Sprin/2749/IX/2025, nama Brigadir Jenderal Budhi Herdi Susianto menjadi perhatian. Ia adalah sosok yang sempat terseret dalam kasus besar Ferdy Sambo pada 2022 lalu.

- Advertisement -

Mantan pengacara keluarga Brigadir J, Martin Simanjuntak, menyuarakan keberatan atas penunjukan tersebut. Menurutnya, tim yang berperan mengawal reformasi Polri seharusnya diisi figur dengan rekam jejak bersih tanpa polemik.

“Saya tidak sependapat apabila tim Transformasi dan Reformasi Polri diisi oleh pejabat Polri yang memiliki riwayat penanganan perkara abal-abal yang terbukti tidak ada peristiwa hukumnya serta memberikan rilis pers yang isinya kebohongan,” ujarnya, beberapa Waktu lalu dikutip.

Martin juga menegaskan pentingnya integritas hukum dan komitmen moral dalam tubuh tim yang menjadi harapan publik terhadap perubahan Polri. Ia menyerukan agar seleksi anggota dilakukan dengan ketat, agar reformasi tidak sekadar menjadi jargon.

- Advertisement -

Namun, Ketua Tim Transformasi Reformasi Polri, Komjen Chryshnanda Dwilaksana, menanggapi kritik itu dengan tenang dan penuh kedewasaan. Ia menegaskan bahwa reformasi bukan hanya soal mengganti personel, melainkan tentang memberi ruang bagi perwira untuk memperbaiki diri dan berkontribusi lebih baik bagi institusi.

Sebaik-baiknya orang punya kejelekan dan kesalahan. Sejelek-jeleknya orang punya kebaikan. Maka kalau saya melihat potensi dan kebaikannya,” kata Chryshnanda, dikutip.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

KPK Kembangkan Kasus Jalan Sumut, Belum Ada Tersangka Baru

JCCNetwork.id- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Sumatra Utara. Proses hukum kini memasuki tahap lanjutan dengan...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER