Sayful Bahri, Eks Sekretaris FPI Sulsel Jadi Tersangka Kasus Penghasutan Penjarahan

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Kepolisian Daerah Metro Jaya resmi menetapkan Sayful Bahri sebagai tersangka dalam kasus dugaan penghasutan penjarahan yang terjadi saat aksi demonstrasi anarkis pada akhir Agustus 2025. Sayful diketahui merupakan simpatisan dari Organisasi Masyarakat Front Pembela Islam (FPI).

Penangkapan Sayful Bahri diumumkan dalam konferensi pers yang dipimpin langsung oleh Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Syahardiantono.

- Advertisement -

Dalam keterangan yang disampaikan, Sayful diketahui pernah menjabat sebagai Sekretaris FPI Sulawesi Selatan di Makassar.

“Saudara Sayful Bahri merupakan simpatisan dari ormas FPI yang pernah menjabat sebagai Sekretaris FPI Sulsel di Makassar,” demikian tertulis dalam rilis resmi yang disampaikan.

Sayful diduga mengelola sejumlah akun media sosial yang digunakan untuk menyebarkan ajakan yang bersifat provokatif. Ia mengelola akun Facebook bernama Nannu dan Bambu Runcing, bersama seorang tersangka wanita berinisial G.

- Advertisement -

Selain itu, ia juga terlibat dalam pembuatan akun WhatsApp bernama Kopihitam, yang kemudian berganti nama menjadi BEM RI dan terakhir menjadi ACAB#1312, nama yang kemudian diubah oleh tersangka lain bernama Rizki.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, membenarkan bahwa Sayful Bahri telah ditahan sebagai tersangka dalam klaster penjarahan.

“Klaster penjarahan. Belum pernah dirilis,” ujar Ade Ary saat dikonfirmasi, Kamis (25/9/2025).

Ade Ary menegaskan bahwa klaster kasus yang menjerat Sayful berbeda dengan kasus penghasutan lain yang sebelumnya menjerat Direktur Lokataru Foundation, Delpedro Marhaen.

“Bukan (beda dengan klaster Delpedro),” pungkasnya.

Hingga saat ini, Polda Metro Jaya masih terus mendalami keterlibatan Sayful dan pihak-pihak lain dalam aksi anarkis yang terjadi di sejumlah titik di Jakarta akhir Agustus lalu.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Rupiah Stagnan di Rp17.992, Pasar Menanti BI

JCCNetwork.id- Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak stagnan pada pembukaan perdagangan Rabu. Mata uang Indonesia tercatat berada di posisi Rp17.992 per...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Kapolri Suyudi Gandeng Komdigi Perkuat Pemberantasan Kejahatan Digital
05:12
Video thumbnail
Dinilai Berpotensi Bebani APBN, 26 Wantimpres Era Prabowo Digugat ke MK #shorts #trending
01:35
Video thumbnail
Kalau Ketemu Presiden Prabowo Mau Sampaikan Apa?
01:14
Video thumbnail
Gugatan ke MK, Keberadaan 26 Wantimpres Prabowo Dinilai Bebani APBN
12:59
Video thumbnail
Prabowo Kerap Reshuffle Menteri, Mahfud MD Angkat Bicara
09:01
Video thumbnail
Komisi III DPR Serukan Perangi Jaringan Narkoba Dari Malaysia #shorts #trending
01:20
Video thumbnail
Hinca Panjaitan Serukan Perang terhadap Bandar Narkoba Dari Malaysia
09:35
Video thumbnail
Dukung Rumah Subsidi, Prabowo Dorong Penyerapan 2,4 Juta Genteng Produksi UMKM #shorts #trending
01:52
Video thumbnail
Menteri Ara Beberkan Arahan Prabowo, 2,4 Juta Genteng UMKM Siap Dikirim untuk Rumah Subsidi
08:01
Video thumbnail
Indonesia Bersiap Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir, Bahlil Akhirnya Buka Suara
08:30
Video thumbnail
Detik-Detik Mentan Amran Jadi Pusat Perhatian di Lampung #shorts #trending
01:58
Video thumbnail
Usulan Luhut Soal Redefinisi Korupsi Tak Disetujui Prabowo
12:26
Video thumbnail
Rocky Gerung Singgung Era Jokowi, Sebut Pernah Lolos dari 34 Laporan Polisi #shorts #trending
01:57
Video thumbnail
Singgung Era Jokowi, Rocky Gerung Bicara Pengalaman, Klaim Lolos dari 34 Laporan Polisi
11:22
Video thumbnail
Hakim Daniel Singgung Aturan Wantimpres dari Era Jokowi
08:34
Video thumbnail
Usulan Luhut Soal Redefinisi Korupsi Belum Disetujui Prabowo #shorts #trending
02:12
Video thumbnail
Sidang UU Polri Arsul Sani Singgung Amplop Cokelat dalam Rapat Resmi
09:14
Video thumbnail
DPR Tekankan Pentingnya Kompetensi Sebut Ijazah Bukan yang Utama, tapi Jangan Sampai Palsu #shorts
01:57
Video thumbnail
DPR Ingatkan Mahasiswa: Gelar Bukan Tolok Ukur Utama, Keaslian Ijazah Tetap Penting
08:04
Video thumbnail
Momen Tak Terduga Menteri HAM Natalius Pigai, Lancar Berbahasa Kongo di Hadapan Forum
09:46

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER