JCCNetwork.id- Sebuah capaian membanggakan lahir dari tanah Brebes. Sebanyak 2.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) resmi keluar dari status penerima bantuan sosial, menandai babak baru hidup mereka sebagai keluarga mandiri. Keberhasilan ini tak lepas dari program kerja keroyokan yang digagas Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.
Budayawan sekaligus pemerhati Jawa Tengah, Budiyanto Hadinagoro, menilai pencapaian tersebut sebagai bukti kepemimpinan yang membumi.
“Capaian ini membuktikan kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi tidak hanya retorika, tetapi nyata menyentuh akar masalah kemiskinan,” ujar Budiyanto, Kamis (14/8/2025).

Sebelumnya, apresiasi serupa juga datang dari Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo. Ia menegaskan, jumlah peserta graduasi di Brebes menjadi yang terbanyak di Indonesia. Graduasi sendiri adalah program Kementerian Sosial untuk mengakhiri kepesertaan KPM Program Keluarga Harapan (PKH) karena kondisi sosial ekonomi yang telah membaik.
Menurut Agus, keberhasilan ini tidak lepas dari inisiatif Luthfi yang bahkan sudah dua kali mendatangi Kemensos sebelum resmi dilantik sebagai gubernur.
Sementara itu, Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan, keberhasilan graduasi 2.000 KPM tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak, mulai dari pemerintah, swasta, hingga masyarakat itu sendiri. Penurunan kemiskinan di Jateng tercatat cukup signifikan, dari 9,58 persen menjadi 9,48 persen.
Ia memaparkan, pengentasan kemiskinan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari peningkatan keterampilan kerja, perbaikan rumah tak layak huni, hingga memastikan anak-anak dari keluarga miskin mendapat jaminan pendidikan gratis di sekolah negeri maupun swasta.
Salah satu KPM yang lulus dari program ini adalah pasangan Taryono dan Setia Puji. Setelah menerima bantuan sejak 2020, mereka memutuskan untuk berjualan bakso keliling. Kini usaha mereka berkembang dan mampu mencukupi kebutuhan keluarga.
“Bantuan yang diberikan kemarin sangat meringankan beban kami. Tapi motivasi saya bisa mandiri dan berdikari. Kini ekonomi lebih mampu,” kata Setia Puji.



