Manipulasi Kredit Terbongkar, Eks Petinggi Sritex Terseret Kasus Tiga Bank BUMD

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Kejaksaan Agung menetapkan mantan Direktur Keuangan PT Sri Rejeki Isman (Sritex), Allan Moran Severino (AMS), sebagai satu dari delapan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi penyaluran kredit fiktif dari tiga bank BUMD, yakni PT Bank BJB, PT Bank DKI, dan Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah. Skandal ini berpotensi menyebabkan kerugian negara lebih dari Rp 1 triliun.

AMS disebut memiliki peran sentral dalam pengajuan kredit dari Bank DKI kepada Sritex dengan nilai mencapai Rp 149 miliar. Permohonan kredit itu diajukan dengan dalih untuk keperluan modal kerja perusahaan tekstil raksasa tersebut. Namun, berdasarkan hasil penyidikan, dana yang dikucurkan justru dialihkan untuk membayar utang perusahaan dalam bentuk medium term note (MTN).

- Advertisement -

“Menggunakan uang pencairan kredit dari Bank DKI tidak sesuai dengan peruntukannya (modal kerja), melainkan menggunakan uang pencairan kredit tersebut untuk melunasi utang MTN (medium term note),” kata Nurcahyo Jungkung Madyo.

Tak hanya menyalahgunakan dana, AMS juga diduga memalsukan dokumen untuk memperlancar proses pencairan kredit.

“(AMS) memproses permohonan pencairan kredit dengan underlying berupa invoice fiktif,” tandas petinggi Jampidsus itu, dikutip Antara.

- Advertisement -

AMS diketahui sebagai pihak yang bertanggung jawab penuh atas urusan keuangan Sritex, termasuk pengajuan kredit ke perbankan. Saat ini, Kejagung masih terus mendalami keterlibatan pihak-pihak lain dalam kasus ini serta menelusuri aliran dana hasil kejahatan.

Kasus ini menambah panjang daftar skandal keuangan yang menyeret korporasi besar dan perbankan daerah, serta menjadi perhatian publik atas lemahnya pengawasan kredit di sektor perbankan BUMD.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Bahlil: RI Makin Mandiri Energi di Tengah Krisis Global

JCCNetwork.id- Pemerintah menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan ketahanan energi yang relatif kuat di tengah gejolak geopolitik global yang memengaruhi rantai pasok...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER