Siswa SD di Inhu Tewas Diduga Dianiaya Kakak Kelas, Polisi Selidiki Kasus

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Tragedi memilukan menimpa seorang siswa sekolah dasar di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau. Kristopel Butarbutar (8) dinyatakan meninggal dunia pada Senin (26/5/2025) setelah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat keluhan sakit perut dan muntah darah. Dugaan sementara, korban mengalami tindakan kekerasan dari kakak kelasnya.

Peristiwa ini menjadi sorotan tajam setelah Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Riau, Ester Yuliani, menyampaikan keprihatinan mendalam. Menurut Ester, peristiwa tragis ini seharusnya dapat dicegah melalui pengawasan ketat dari berbagai pihak, termasuk sekolah dan keluarga.

- Advertisement -

“Kejadian ini sangat kami sesalkan. Tidak seharusnya ada anak yang kehilangan nyawa akibat kekerasan seperti ini. Ini juga berdampak pada psikologis anak-anak lainnya,” ujar Ester, Selasa (3/6/2025).

LPAI Riau menekankan pentingnya penerapan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak untuk menangani kasus ini. Baik korban maupun terduga pelaku masih tergolong anak-anak yang memerlukan pendekatan khusus.

Rencananya, LPAI Riau akan melakukan pendampingan langsung kepada keluarga korban pada Rabu (4/6/2025). “Kami akan bertemu dengan keluarga dan pihak sekolah. Pengawasan terhadap anak adalah tanggung jawab bersama,” tegas Ester.

- Advertisement -

Sementara itu, proses penyidikan kasus ini terus dilakukan oleh Polres Inhu. Sejauh ini, pihak kepolisian telah memeriksa sekitar 20 orang saksi dan melakukan autopsi terhadap jenazah Kristopel di RS Bhayangkara Polda Riau.

Dirreskrimum Polda Riau Kombes Asep Darmawan memastikan hasil autopsi akan segera disampaikan ke publik. “Kami akan rilis hasil autopsi bersama dokter forensik untuk memastikan penyebab kematian,” ujarnya.

Kematian Kristopel menjadi peringatan serius akan bahaya bullying di lingkungan pendidikan. Semua pihak diharapkan mengambil langkah nyata untuk mencegah kekerasan antarpelajar dan memastikan keselamatan serta kesejahteraan anak-anak di sekolah.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Helsgallery, Wakili Persit Kartika Chandra Kirana PG Kostrad pada Ajang PERSIT BISA 2 Tahun 2026

JCCNetwork.id- Dalam semangat pemberdayaan serta peningkatan kreativitas anggota Persit, Helsgallery dipercaya untuk mewakili Persit Kartika Chandra Kirana PG Kostrad dalam ajang PERSIT BISA 2...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER