SAR Gabungan Gunakan ROV dan Sonar untuk Temukan Korban Feri KMP Muchlisa

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Tim Search and Rescue (SAR) gabungan mengintensifkan pencarian dua korban yang hilang akibat tenggelamnya feri KMP Muchlisa di Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur.

Pada hari kedua pencarian, Selasa (6/5), tim SAR memanfaatkan teknologi bawah air untuk mendalami lokasi tenggelamnya kapal dan mempercepat proses evakuasi.

- Advertisement -

“Dalam pencarian hari kedua Selasa ini, SAR gabungan fokus melakukan penyelaman terhadap feri yang tenggelam dan memanfaatkan teknologi bawah air untuk membantu pencarian,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan Dody Setiawan di Balikpapan, Selasa (6/5/2025), dikutip.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan, Dody Setiawan, mengungkapkan bahwa upaya pencarian dilakukan dengan membagi tim ke dalam empat regu.

“Operasi SAR hari kedua ini dilakukan dengan mengerahkan seluruh potensi SAR yang ada, yakni kami lakukan melalui penyelaman di lokasi tenggelamnya kapal dan pencarian di kawasan sekitar,” ujar Dody.

- Advertisement -

Selain itu, Regu 4 mengerahkan drone thermal dan kendaraan bawah air yang dikendalikan dari permukaan (ROV) untuk mendalami area yang sulit dijangkau oleh penyelam.

Pencarian ini difokuskan pada dua korban, Kahayu (perempuan) dan Ilham (laki-laki), yang merupakan kru kapal KMP Muchlisa.

Tim SAR telah menyiapkan proses evakuasi korban yang ditemukan untuk dibawa ke Posko SAR Gabungan di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, sebelum mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara.

“Apabila korban ditemukan, mereka segera kami lakukan evakuasi ke Posko SAR Gabungan di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, untuk selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan untuk penanganan medis,” ujarnya.

Dody menyatakan, meski kondisi perairan yang keruh menjadi tantangan dalam penyelaman, namun kerja sama lintas instansi dan dukungan peralatan canggih seperti ROV dan sonar diharapkan dapat mempercepat pencarian korban.

“Namun dengan kerja sama lintas instansi dan dukungan peralatan seperti ROV, sonar, serta keterlibatan masyarakat, kami terus berupaya agar korban segera ditemukan,” kata Dody.

Pencarian ini masih berlangsung dengan harapan dua korban segera ditemukan dan bisa mendapatkan penanganan medis yang diperlukan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Emas Menguat di Tengah Prospek Penurunan Suku Bunga The Fed

JCCNetwork.id-Harga emas dunia menguat pada perdagangan Kamis waktu setempat atau Jumat (17/4/2026) waktu Jakarta, didorong oleh meningkatnya harapan tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER