JCCNetwork.id-Kiprah panjang Stefano “Teco” Cugurra bersama Bali United akan berakhir pada pengujung musim ini. Pelatih asal Brasil itu secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya usai timnya takluk 1-2 dari Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Jumat (18/4) malam.
“Saya sampaikan kepada suporter Bali United bahwa saya bertanggung jawab sejak awal bergabung tahun 2019.
Baik saat menang, seri, atau kalah, termasuk malam ini melawan Persib,” ujar Teco dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Meski telah menyatakan akan mundur, Teco menegaskan dirinya masih akan memimpin tim dalam lima laga sisa Liga 1 musim ini. Ia menargetkan menutup masa baktinya dengan hasil maksimal.
“Sebelumnya, saya sudah berbicara dengan manajemen bahwa tugas saya selesai tahun ini. Tapi saya ingin menyelesaikan lima pertandingan terakhir dengan sebaik-baiknya, agar manajemen bisa bersiap mencari pelatih baru musim depan,” tambahnya.
Saat ini, Bali United tengah berada di posisi ke-10 klasemen sementara dengan raihan 41 poin dari 29 pertandingan. Dari jumlah tersebut, tim berjuluk Serdadu Tridatu mencatatkan 11 kemenangan, delapan hasil imbang, dan 10 kekalahan. Dalam tujuh laga terakhir, tim mengalami kesulitan untuk konsisten meraih poin penuh.
CEO Bali United, Yabes Tanuri, memberikan apresiasi atas kontribusi besar Teco selama enam musim menukangi tim. Ia menyebutkan bahwa manajemen akan segera bergerak untuk mencari pelatih baru demi menyongsong musim depan.
“Kami dari manajemen mengucapkan terima kasih atas enam tahun perjuangan coach Teco bersama kami. Ia telah membawa banyak pencapaian, termasuk dua gelar juara Liga 1,” ujar Yabes.
Di bawah kepemimpinan Teco, Bali United sukses meraih gelar Liga 1 pada musim 2019 dan 2021/2022, serta berpartisipasi di ajang kompetisi Asia. Selain itu, Teco juga berperan penting dalam membina pemain muda yang kini menjadi andalan tim utama.
Bali United dijadwalkan menghadapi lima laga krusial melawan PSM Makassar, PSIS Semarang, Persija Jakarta, Madura United, dan Persebaya Surabaya. Laga-laga ini akan menjadi penutup era Teco bersama tim yang telah ia bawa ke puncak prestasi sepak bola nasional.















