JCCNetwork.id- Mantan gelandang Manchester United, Philip Mulryne, kini tak lagi memburu piala di atas lapangan hijau. Setelah memutuskan gantung sepatu pada usia 39 tahun, Mulryne memilih jalan hidup yang jauh dari gemerlap dunia sepak bola, menjadi seorang pastor Katolik Roma.
Nama Philip Mulryne mungkin tak asing bagi penggemar Liga Inggris. Ia sempat mengenakan seragam Setan Merah pada era 1996 hingga 1999, sebelum melanjutkan karier di sejumlah klub lain dan mencatat 161 penampilan profesional. Namun kini, pria asal Belfast, Irlandia Utara itu memilih meninggalkan ketenaran dan kenyamanan hidup sebagai pesepak bola, untuk menjalani kehidupan sederhana dan penuh pengabdian.
Di Dublin, Irlandia, Mulryne resmi ditahbiskan menjadi pastor dalam Ordo Dominikan sebuah langkah besar yang menandai transformasi total dalam hidupnya. Ia pun tak segan membandingkan kehidupannya kini dengan masa lalu di lapangan bola.
“Tujuannya berbeda, dalam sepak bola itu selalu mencari piala, tetapi sekarang saya mencari Tuhan,” ujarnya dikutip.
Menariknya, meski telah berbalik haluan dari dunia sepak bola, Mulryne menemukan kemiripan antara dua dunia yang sangat berbeda itu.
Berbeda dari banyak mantan pemain yang beralih menjadi pelatih atau komentator, Mulryne justru mengambil jalan yang tak lazim. Ia menyebut keputusan ini sebagai panggilan hidup yang telah lama ia rasakan.
Perjalanan hidup Philip Mulryne menjadi kisah yang menginspirasi banyak orang. Dari sorak sorai stadion Old Trafford hingga sunyinya kapel Dominikan, ia menunjukkan bahwa pencarian makna hidup bisa datang dalam berbagai bentuk bahkan dari mantan Setan Merah yang kini memilih mengabdi pada terang iman.



