Harga Pangan Melonjak Tajam, DPR Kritisi Ketergantungan Impor dan Lambatnya Respons Pemerintah

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Lonjakan harga pangan yang terus meroket menjelang Ramadan 2025 memicu perhatian publik dan menjadi sorotan tajam di DPR RI. Ketergantungan terhadap impor disebut sebagai salah satu faktor utama yang menyebabkan harga kebutuhan pokok melambung tinggi.

Dalam rapat kerja Komisi VI DPR RI bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso, anggota Komisi VI, Rieke Diah Pitaloka, menilai pemerintah gagal mengendalikan arus impor bahan pangan. Akibatnya, harga-harga mengalami lonjakan signifikan, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri, ketika permintaan meningkat tetapi pasokan terbatas.

- Advertisement -

Senada dengan itu, anggota Komisi VI DPR RI lainnya, Firnando Hadityo Ganinduto, mendesak Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk segera menyusun program konkret guna menstabilkan harga pangan selama Ramadan.

Ia menilai respons Mendag Budi Santoso terlalu lambat dalam mengatasi gejolak harga pangan di lapangan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

S&P DJI Pantau Indonesia, BEI Perkuat Koordinasi dengan OJK

JCCNetwork.id-Bursa Efek Indonesia (BEI) segera "The IDX will establish constructive communication and discussions with S&P Dow Jones Indices to explore the concerns expressed and...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER