JCCNetwork.id- Presiden Prabowo Subianto resmi mengangkat Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, sebagai CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). Keputusan ini menandai peran strategis Rosan dalam mengelola investasi nasional di bawah pemerintahan baru.
Rosan Roeslani sebelumnya dikenal sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran pada Pemilu 2024. Selain keterlibatannya dalam pemerintahan dan politik, sosoknya juga menjadi perhatian publik karena jumlah kekayaan yang dimilikinya.
Berdasarkan data dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diakses melalui laman elhkpn.kpk.go.id pada Senin (24/2), Rosan terakhir kali melaporkan total kekayaannya pada 21 September 2023. Dalam laporan tersebut, ia tercatat memiliki harta senilai Rp 860,7 miliar.
Rinciannya, Rosan memiliki 26 bidang tanah dan bangunan dengan nilai total Rp 511,19 miliar. Properti tersebut tersebar di sejumlah daerah, seperti Sumbawa, Manggarai, Lombok Barat, Denpasar, Klungkung, Manggarai Barat, Badung, Jakarta Selatan, dan Jakarta Utara.
Selain aset properti, Rosan juga memiliki empat unit kendaraan dengan total nilai Rp 3,11 miliar. Kendaraan tersebut terdiri dari Toyota Alphard tahun 2015, Lexus LM35 tahun 2020, VW tahun 1962, serta motor Piaggio Vset4 tahun 2001.
Selain itu, laporan kekayaannya mencakup harta bergerak lainnya senilai Rp 18,10 miliar, surat berharga sebesar Rp 17,81 miliar, serta kas dan setara kas mencapai Rp 61,67 miliar. Tak hanya itu, ia juga memiliki harta lainnya senilai Rp 248,80 miliar, sehingga total kekayaannya mencapai Rp 860,71 miliar.
Pengangkatan Rosan sebagai CEO BPI Danantara diharapkan dapat memperkuat strategi investasi nasional. Dengan latar belakang yang kuat dalam bidang ekonomi dan bisnis, Rosan dinilai memiliki kapabilitas dalam mengelola dan mengoptimalkan investasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.



