JCCNetwork.id- Presiden RI Prabowo Subianto membuat keputusan mengejutkan dengan menunjuk Nasaruddin Umar sebagai Menteri Agama dalam Kabinet Merah Putih yang diumumkan di Istana Negara pada Minggu (21/10/2024) malam. Keputusan ini mengakhiri masa jabatan Yaqut Cholil Qoumas yang tidak diperpanjang.
Nasaruddin Umar, seorang ulama dan akademisi terkemuka dan juga Imam Besar MAsjid Istiqlal, mengaku terkejut dengan penunjukan tersebut. Ia bercerita tentang bagaimana ia dipanggil secara tiba-tiba oleh Prabowo ke kediaman pribadi di Kartanegara.
“Saya betul-betul sangat surprise ya. Saya enggak menyangka dan saya kaget, saya enggak pernah membayangkan,” kata Nasaruddin.
Nasaruddin Umar bukanlah sosok asing di pemerintahan. Lahir di Ujung-Bone, Sulawesi Selatan pada 23 Juni 1959, Nasaruddin memiliki rekam jejak panjang dalam dunia akademik dan pemerintahan. Ia dikenal sebagai pemikir progresif dalam isu-isu keislaman, termasuk kesetaraan gender dan moderasi beragama. Gelar doktoral yang ia raih dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta serta pengalamannya di berbagai universitas ternama seperti McGill University di Kanada dan Universitas Leiden di Belanda menambah kekuatan intelektualnya.
Selain menjadi akademisi yang produktif, Nasaruddin juga pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Agama pada 2011-2014 di bawah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pengalaman tersebut menjadi modal besar dalam menghadapi tugas barunya sebagai Menteri Agama.























