JCCNetwork.id– Kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) kembali menunjukkan aksi kekejamannya. Pada Jumat, 16 Agustus 2024, pukul 08.43 WIT, mereka menembak mati seorang anggota Brimob di Kampung Wanbakon, Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.
Juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, mengungkapkan bahwa penembakan terjadi saat kelompok bersenjata ini menyerang Pos Nemangkawi. Menurut Sebby, laporan mengenai pembunuhan ini disampaikan langsung oleh Panglima Perang Komando Daerah Pertahanan XXXV Bintang Timur, Brigadir Jenderal Ananias Ati Mimin, dan pasukannya yang dipimpin oleh Yospen Mimin.
Penyerangan Pos Nemangkawi melibatkan Kodap Bintang Timur bersama Batalyon III Salju yang dipimpin Latinus Mimin. Sebby menegaskan bahwa serangan ini merupakan bagian dari strategi mereka untuk menggagalkan kegiatan pemerintahan Indonesia di Oksibil, dan menambah kekacauan sejak 17 Agustus.
Dengan aksi yang semakin brutal ini, TPNPB-OPM menunjukkan bahwa mereka tetap berkomitmen untuk memperjuangkan kemerdekaan Papua dengan segala cara, tanpa memperdulikan dampaknya terhadap masyarakat dan keamanan.



