Mendagri Diminta Copot Apolo Safanpo, Gegara Bagi Sembako dan Uang Tunai Demi Kepentingan Cakada

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Dalam rangka meringankan beban ekonomi masyarakat miskin, banyak kepala daerah mulai pada level Gubernur hingga Bupati/Walikota aktif melakukan pembagian Bantuan Sosial (Bansos).

Namun penyaluran Bansos oleh banyak pihak menilai sarat kepentingan politik.

- Advertisement -

Misalnya yang telah dilakukan Penjabat Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, saat berkunjung ke Asiki, Kabupaten Boven Digoel beberapa waktu lalu.

Pasalnya, kunjungan mantan Rektor Universitas Cenderawasih ini telah membagi-bagi uang tunai kepada masyarakat sebesar 50 juta, alat musik untuk rumah ibadah, dan 300 paket sembako.

Beberapa tokoh masyarakat Papua Selatan menilai langkah Apolo bertentangan dengan mekanisme penyaluran Bansos.

- Advertisement -

Sebab tidak ada kejelasan mengenai penyaluran tersebut, apakah bersumber dari anggaran negara atau memang dari kantong pribadi.

Keterangan dari salah satu informan melalui sambungan telepon yang enggan namanya disebutkan di media mengatakan bahwa pembagian bantuan kepada masyarakat justru erat kaitannya dengan kepentingan pencalonan kepala daerah, khususnya pencalonan Gubernur Papua Selatan 2024.

“Penjabat Gubernur Papua Selatan bagi-bagi bantuan harus jelas, karena ini musim Pilkada, ini arahnya kemana, bukannya pembagian Bansos berupa uang tunai itu ada mekanismenya, kok datang-datang kasi uang ke pedagang senilai 20 juta, uang makan minum masyarakat 30 juta, dan bantuan gereja berupa alat musik,” jelasnya.

Informan ini juga menjelaskan bahwa bantuan tunai terdapat pengecualian di dalamnya, yakni untuk yang lanjut usia potensial, lanjut usia tidak potensial, dan anak-anak yang membutuhkan perlindungan khusus, atau misalnya untuk pemberdayaan sosial.

Menurutnya, bukan sebaliknya memberikan bantuan kepada pedagang yang kemungkinan memiliki kemampuan ekonomi.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Rupiah Melemah ke Rp17.988 per Dolar AS

JCCNetwork.id- Nilai tukar rupiah kembali mengalami tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Jumat (26/6/2026). Pelemahan mata uang Garuda terjadi di tengah...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Sudah Naik Mobil Mewah Minyak Minta Subsidi #shotrs #trending
01:01
Video thumbnail
Sentilan Bahlil Buat Pengusaha Bermobil Mewah
22:34
Video thumbnail
Prabowo Tegaskan Tak Pernah Ganggu Pemerintahan Meski Empat Kali Kalah Pilpres #shotrs #trending
01:31
Video thumbnail
Apa Maksud Pesan Prabowo Tak Pernah Ganggu Pemimpin Terpilih?
07:05
Video thumbnail
🔴[LIVE] Ketika Gibran Dampingi Prabowo di Pembukaan Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026
00:00
Video thumbnail
Prabowo Tegaskan Tak Pernah Ganggu Pemerintahan Meski Empat Kali Kalah Pilpres
08:12
Video thumbnail
Seyakin Yakinnya PSI Lolos Parlemen
02:27
Video thumbnail
Prabowo: Kenapa Indonesia Belum Bisa Bikin Mobil Sendiri? #shotrs #trending
01:16
Video thumbnail
Prabowo: Kenapa Indonesia Belum Bisa Bikin Mobil Sendiri?
08:48
Video thumbnail
Target 3 Juta Rumah Kementerian PKP Bikin DPR Geleng Kepala #shotrs #trending
01:30
Video thumbnail
DPR Dibuat Pusing Gegara Lihat Target 3 Juta Rumah Kementerian PKP
28:28
Video thumbnail
DPR Hujani Eselon I Kementerian Perumahan dengan Rentetan Pertanyaan Kritis
02:40:58
Video thumbnail
🔴[LIVE] Ketika Gibran Dampingi Prabowo di Pembukaan Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026
37:58
Video thumbnail
🔴[LIVE] Detik-Detik DPR Cecar Kementerian Desa dan PDT Soal Deretan Persoalan Program
01:27:51
Video thumbnail
Elza Syarief Sempat Ingatkan Sonny Sanjaya #shotrs #trending
02:20
Video thumbnail
Di Hadapan Gibran, Prabowo Tekankan Walau 4 Kali Kalah Tak Ganggu Pemerintah Terpilih
20:25
Video thumbnail
Di Hadapan Gibran Prabowo Singgung Empat Kali Kalah Pilpres, Tapi Tak Ganggu Pemerintahan Terpilih
01:32
Video thumbnail
Candaan Prabowo di Depan Menteri: Saya Lihat Bukan Tampang Koruptor #shotrs #trending
01:10
Video thumbnail
Prabowo Sindir Koruptor: Sopan-Sopan Tetap Maling #shotrs #trending
01:07
Video thumbnail
Prabowo Semprot Koruptor: Sopan Sopan Tetap Maling
09:37

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER