JCCNetwork.id-Sebuah survei terbaru oleh McKinsey & Co telah mengungkapkan bahwa hampir separuh dari pengguna kendaraan listrik di Amerika Serikat berniat untuk kembali menggunakan mobil dengan bahan bakar konvensional. Hasil survei yang mencatat partisipasi lebih dari 30.000 responden dari 15 negara berbeda ini mengungkapkan bahwa 46% dari pemilik mobil listrik di AS menginginkan kendaraan konvensional pada pembelian berikutnya.
Survei ini, yang dilaksanakan dalam dua tahun terakhir, menyoroti beberapa faktor utama yang mempengaruhi keputusan ini, di antaranya adalah infrastruktur pengisian daya yang belum memadai, biaya kepemilikan yang tinggi, serta kebutuhan akan mobil yang lebih sesuai untuk perjalanan jarak jauh.
Secara global, survei juga menemukan bahwa hampir satu dari tiga pemilik mobil di seluruh dunia cenderung kembali ke kendaraan bermesin bakar dalam waktu dekat. Hasil ini mencerminkan tantangan yang dihadapi industri kendaraan listrik dalam memenuhi harapan pengguna terhadap ketersediaan dan kemudahan pengisian daya yang memadai.
Philipp Kampshoff, seorang pemimpin di McKinsey yang mengkhususkan diri dalam Mobilitas Masa Depan, mengkhawatirkan tren ini bisa semakin buruk di masa mendatang. Ia menyatakan bahwa generasi mendatang pembeli mobil listrik mungkin akan lebih tergantung pada infrastruktur pengisian daya publik daripada generasi saat ini, terutama dengan lambatnya perkembangan program Infrastruktur Kendaraan Listrik Nasional di Amerika Serikat.
Selain itu, survei juga mengungkapkan bahwa ekspektasi jarak tempuh minimum yang diharapkan konsumen telah meningkat signifikan dalam dua tahun terakhir, mencapai 291,4 mil (469 kilometer) pada tahun 2024, menandakan bahwa pengguna kendaraan listrik semakin menuntut kinerja dan jangkauan yang lebih baik dari mobil mereka.
Namun demikian, tidak semua harapan negatif; survei juga mencatat bahwa ada peningkatan kecil dalam minat terhadap mobil listrik jenis plug-in hybrid (PHEV) atau full listrik di kalangan pemilik kendaraan non-EV di seluruh dunia. Sebanyak 38% dari mereka menyatakan kesiapan untuk mempertimbangkan kendaraan elektrifikasi ini untuk pembelian berikutnya, naik 1% dari survei sebelumnya.
Secara keseluruhan, hasil survei McKinsey & Co ini memberikan gambaran yang kompleks tentang tantangan dan peluang bagi industri kendaraan listrik di masa depan, dengan infrastruktur pengisian daya dan ketersediaan model yang memenuhi kebutuhan pengguna menjadi dua aspek krusial yang perlu diatasi lebih lanjut.



