JCCNetwork.id- Pendiri SpaceX, Elon Musk, menyatakan bahwa upaya pengacakan sinyal oleh Rusia telah memaksa perusahaan untuk mengalokasikan sumber daya besar guna melindungi layanan internet Starlink yang digunakan oleh Ukraina.
Musk menjelaskan bahwa Rusia berhasil mengganggu semua sistem komunikasi Ukraina kecuali Starlink. Namun, untuk melawan pengacakan tersebut, SpaceX harus mengeluarkan sumber daya yang signifikan.
“Ini masalah yang sulit,” katanya dikutip.
Laporan dari New York Times, yang mengutip pejabat Ukraina, menyebutkan bahwa Rusia menggunakan teknologi canggih untuk mengganggu layanan Starlink di Ukraina.
Washington Post juga melaporkan bahwa Rusia berhasil mengganggu sistem pemandu senjata modern buatan Barat, seperti roket berpemandu GPS Excalibur dan High Mobility Artillery Rocket System (HIMARS).
Laporan tersebut menambahkan bahwa pejabat Ukraina telah meminta Departemen Pertahanan AS untuk mengatasi masalah ini dengan mendesak produsen senjata Amerika memperbarui sistem mereka agar mampu menghadapi pengacakan Rusia.



