Kisah Bijak Prabowo: Balaslah dengan Air, Bukan Api!

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Dalam sebuah pernyataan yang menggetarkan hati, Ketua Umum Tim Pencinta Prabowo-Gibran, Bunda Indah, membagikan pengalaman inspiratifnya bersama presiden terpilih Prabowo Subianto yang menyiratkan pesan damai dan kepemimpinan yang bijaksana.

“Dengan sisa hidup Pak Prabowo, dia pernah katakan kepada saya, ‘Jangan kita membalas api untuk orang yang menyakiti kita, tapi balaslah dengan air. Karena itu yang bisa mendinginkan. Itu yang saya suka terhadap beliau, karena beliau tidak pendendam,” kata Bunda Indah dalam Podcast JCC Network.

- Advertisement -

Sikap bijaksana dan kedamaian yang dijunjung tinggi oleh Prabowo, menjadi harapan besar atas kesempatan yang diberikan kepadanya untuk memimpin negara dalam lima tahun ke depan.

“Saya yakin semua akan dia rangkul dan dia punya cara tersendiri. Kasih waktu dia untuk memimpin negara ini,” ucap Bunda Indah.

Bunda Indah menekankan, dalam konteks politik yang penuh dengan persaingan dan ketegangan.

- Advertisement -

Pesan damai seperti ini menjadi pelipur hati bagi banyak orang yang berharap akan terciptanya suasana yang kondusif dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara.

Bunda Indah juga menyampaikan pentingnya legowo dan memberikan dukungan penuh kepada Prabowo-Gibran.

Selain itu memberikan kesempatan kepada mereka untuk membawa perubahan positif bagi Indonesia dalam lima tahun ke depan.

Bunda Indah turut serta mengajak semua pihak untuk bersatu mendukung proses demokrasi dan memberikan kesempatan kepada pemimpin yang di pilih secara sah untuk memimpin negara dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab.

“Berikan kesempatan 5 tahun ini untuk Prabowo menjadi presiden. saya harapkan semua legowo,” tutup Bunda Indah.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Rupiah Melemah ke Rp17.483 per Dolar AS

JCCNetwork.id- Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan pada perdagangan Selasa (12/5/2026) pagi. Mata uang Garuda tercatat melemah 69 poin atau sekitar 0,40...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER