JCCNetwork.id-Menyikapi laporan mengenai lonjakan harga bahan pangan di pasar, Pj. Wali Kota Bekasi, Gani Muhamad, bersama tim melakukan inspeksi mendadak di Pasar Seroja, Bekasi Utara, pada Kamis (22/02).
Kehadiran Pj. Wali Kota Bekasi dalam pemantauan tersebut didampingi oleh sejumlah pejabat terkait, termasuk Kadisdagperin, Kadisketapang, Camat Bekasi Utara, Kabag Tapem, Kabag TU, Kabag Humas, Kapolsek Bekasi Utara, Danramil Bekasi Utara, dan lurah di sekitar Bekasi Utara.
Hasil dari inspeksi tersebut menunjukkan adanya kenaikan signifikan pada sejumlah komoditas bahan pangan, seperti beras, cabai merah keriting, dan telur ayam.
“Dari survei yang kami lakukan di pasar, memang terdapat peningkatan yang cukup mencolok pada beberapa komoditas bahan pangan, seperti beras, cabai merah keriting, dan telur ayam. Kami di Pemerintah Kota Bekasi akan terus mengawasi perkembangannya dan memastikan ketersediaan stok bahan pangan,” ungkap Pj. Wali Kota Bekasi.
Gani Muhamad menjelaskan bahwa kenaikan harga bahan pangan di wilayah tersebut disebabkan oleh dampak gagal panen sebagian petani, yang mengakibatkan berkurangnya pasokan dan meningkatnya permintaan.
“Kami menyadari bahwa kenaikan harga bahan pangan ini merupakan dampak dari gagal panen sebagian petani, yang mengakibatkan penurunan pasokan ke pasar dan meningkatnya permintaan di wilayah ini,” kata Pj. Wali Kota Bekasi kepada para pedagang.
Meski demikian, Pj. Wali Kota Bekasi mengimbau agar warga tetap tenang dan menghindari panic buying. Pemerintah Kota Bekasi akan terus berusaha memastikan ketersediaan stok dengan menggelar bazar pangan murah di setiap kecamatan.
“Kami berharap agar warga Kota Bekasi tetap tenang dan tidak terlibat dalam panic buying. Kami di Pemko Bekasi akan terus berupaya untuk memastikan ketersediaan stok, sehingga harga komoditas tetap stabil di pasar,” tutup Gani Muhamad.



