Misteri Pembunuhan di Depok: Pemilik Kos Klarifikasi Hubungan Korban dan Terduga Pelaku

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Polisi terus mengusut kasus pembunuhan anggota ormas di Depok, Jawa Barat. Sebuah fakta menarik muncul saat pemilik indekos tempat kejadian mengungkap bahwa ia bersama korban dan terduga pelaku minum bersama sebelum tragedi itu terjadi.

“Saksi yang diperiksa warga kos sekitar sama si pemilik kosnya. Dia (pemilik kos) cuma bilang minum-minum di situ terus dia keluar. Jadi kejadian minum-minum bersama di situ, minum ciu,” kata Kapolres Metro Depok, Kombes Arya Perdana, Minggu (11/2/2024).

- Advertisement -

Meskipun pemilik kos menyatakan telah pergi sebelum kejadian, polisi masih menunggu hasil autopsi untuk menentukan waktu dan penyebab kematian korban.

“Kalau kejadian kita kan berpatokan sama hasil autopsi nanti, cuma kan yang kita tahu itu terakhir pemilik kos masuk itu 5 hari sebelum ditemukan. Tapi kejadian kapan nunggu dari hasil autopsi, nanti hasil autopsi bisa menentukan ini meninggalnya karena apa dan kapan,” ujar Arya.

Pemilik kos mengklaim bahwa ia baru mengetahui insiden tersebut setelah warga mencium bau busuk dari lokasi kejadian. Kini, polisi masih memburu terduga pelaku yang diduga adalah teman korban sendiri.

- Advertisement -

“Dia ‘ya kita di situ minum-minum, tapi pas kejadian saya nggak di situ’ kan keluar dia, dia bilang dia nggak tahu. Bahkan setelah kejadian katanya dia nggak masuk-masuk kamar, dia juga tahunya dari orang samping yang mencium bau busuk,” katanya.

Namun, penyelidikan terkendala dengan tidak aktifnya CCTV di lokasi kejadian. Hanya ada tiga penghuni di indekos tersebut yang telah tinggal di sana sejak enam bulan yang lalu.

“CCTV-nya mati, sudah kita cek ternyata nggak aktif. Karena yang ngekos di situ cuma 2-3 orang kalau nggak salah. Orang itu sudah ngekos dari bulan Agustus katanya masuknya, 6 bulan yang lalu,” katanya.

Sebelumnya, polisi mengklaim bahwa korban bukan penghuni kos tersebut.

Dugaan sementara menyebutkan bahwa korban dan terduga pelaku telah mengonsumsi minuman keras sebelum tragedi tersebut terjadi.

“Kita menduga mereka sedang minum minuman keras,” ungkapnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Awal 2026

JCCNetwork.id- Perekonomian Indonesia menunjukkan kinerja yang lebih kuat pada awal 2026. Data resmi mencatat pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal I mencapai 5,61 persen secara...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER