Situasi Fasilitas Kesehatan di Gaza, Menlu Retno: Sangat Memprihatinkan!

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id – Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi mengungkapkan bahwa kondisi terkini fasilitas kesehatan di Gaza sangat memprihatinkan.

Kondisi itu, juga ia sampaikan saat menghadiri pertemuan khusus Executive Broad WHO di Genewa, Swiss, yang fokus membahas situasi kesehatan di Gaza.

- Advertisement -

“Pertemuan kali ini tidak hanya dihadiri oleh anggota Executive Board, namun juga negara non-anggota yang memiliki kepedulian terhadap isu, yaitu situasi di Gaza,” kata Menlu Retno dikutip Youtube Kemlu RI yang di lihat JCCNetwork.id, Senin (11/12/2023).

Oleh karena itu, Menlu Retno menekankan akan pentingnya Indonesia untuk hadir dalam pertemuan tersebut.

Fasilitas Kesehatan di Gaza Sangat Memprihatinkan

Pasalnya, kehadiran Indonesia dalam pertemuan itu sangat penting agar Indonesia berkontribusi langsung untuk Gaza.

- Advertisement -

“Penting bagi Indonesia untuk hadir agar dapat langsung berkontribusi, mendesak pentingnya perbaikan fasilitas kesehatan, perlindungan terhadap fasilitas dan tenaga kesehatan. Termasuk tentunya di sini fasilitas kesehatan Rumah Sakit Indonesia,” jelasnya.

Bahkan, lanjut dia, saat ini hanya ada 13 Rumah Sakit yang masih beroperasi dengan kapasitas hingga 3 kali lipat.

“Dari 36 rumah sakit hanya 13 yang masih beroperasi dan semuanya kelebihan kapasitas hingga 2-3 kali lipat,” ungkapnya.

Dengan kondisi kesehatan yang sangat memprihatinkan ini, para pemimpin-pemimpin dunia harus segera mencari solusi yang tegas atas kondisi tersebut. Belasan ribu nyawa telah melayang akibat perang bodoh (stupid war) tersebut.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Kemarau, 72 Ribu Warga Purwakarta Terdampak

JCCNetwork.id- Musim kemarau yang berlangsung dalam dua bulan terakhir mulai berdampak serius terhadap ketersediaan air bersih di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Badan Penanggulangan Bencana...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER