JCCNetwork.id- Rusia mengumumkan komitmennya untuk meredakan ketegangan antara Israel dan Palestina dengan mengambil berbagai langkah untuk memfasilitasi dialog dan bantuan kemanusiaan. Pernyataan ini disampaikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova.
“Kami telah melakukan ini sejak hari pertama, dalam meredakan ketegangan, mencapai gencatan senjata, mengumumkan jeda kemanusiaan, menyelesaikan masalah kemanusiaan yang mendesak, situasi penyanderaan, dan evakuasi,” kata Maria pada konferensi pers di Moskow, Rabu (29/11/2023) dikutip.
Zakharova menyatakan bahwa Rusia telah aktif terlibat sejak awal konflik, berusaha mencapai gencatan senjata, mengumumkan jeda kemanusiaan, menangani masalah kemanusiaan mendesak, serta melakukan upaya evakuasi. Langkah-langkah ini diambil dalam rangka menyelesaikan situasi penyanderaan dan menciptakan suasana yang lebih kondusif untuk penyelesaian damai.
“Kami sangat berharap dan berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan hal ini,” tuturnya.
Upaya diplomasi Rusia juga melibatkan kerjasama dengan negara-negara Timur Tengah dan kekuatan politik lainnya. Zakharova menyebutkan bahwa meskipun ada penolakan dari pihak Barat, posisi Rusia mendapat dukungan mayoritas dunia, yang tercermin dalam partisipasinya dalam badan-badan PBB seperti Dewan Keamanan dan Majelis Umum.
Dalam konteks ini, Qatar menjadi salah satu pihak yang ikut berkontribusi dengan mengumumkan perjanjian jeda kemanusiaan pada Senin malam. Perjanjian ini awalnya direncanakan untuk berlangsung selama empat hari, namun diperpanjang selama dua hari tambahan untuk memfasilitasi pembebasan lebih banyak tahanan dan sandera serta pendistribusian bantuan kemanusiaan.
Sementara itu, serangan Israel terhadap Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023 telah menimbulkan dampak kemanusiaan yang serius. Lebih dari 15.000 orang dilaporkan tewas, termasuk 6.150 anak-anak dan 4.000 perempuan, menurut otoritas kesehatan di wilayah tersebut. Rusia tetap berkomitmen untuk mendukung upaya internasional dalam menangani krisis ini dan berharap agar jeda kemanusiaan dapat dilaksanakan tanpa hambatan.



