JCCNetwork.id– Riqui Puig mengekspresikan ketidakpuasannya terhadap Xavi Hernandez dan situasi Barcelona saat ini. Dalam media sosial, Puig menyukai sindiran terhadap bekas pelatihnya, lantaran minimnya pemain La Masia yang dimainkan dalam pertandingan melawan Alavez.
Puig, yang dilepas ke LA Galaxy pada era kepemimpinan Xavi, juga mengungkapkan bahwa dia tidak diandalkan oleh Xavi sejak awal. Ia turut juga menyebut bahwa perlakuan bekas pelatihnya tidak baik dan menyakitkan.
Kritik terhadap Xavi semakin berkembang setelah jurnalis Josep Capdevilla menyindir bahwa Barca sedang menuju ke arah yang tidak dikenali karena minimnya pemain akademi La Masia dalam starting XI. Capdevilla menyoroti hanya dua pemain La Masia yang menjadi starter, sementara yang lainnya adalah rekrutan baru.
Puig, sebagai salah satu produk La Masia yang tersisih, menambahkan dimensinya sendiri pada kontroversi ini dengan mengungkapkan pengalaman pahitnya.
“Sebelum akhir musim, kami duduk dan dia mengatakan kepada saya bahwa dia tidak mengandalkan saya. Dengan Presiden itu berbeda, dia melihat masa depan dalam diri saya dan ingin saya bertahan, tetapi saya tidak akan bertahan di klub di mana pelatih tidak menginginkan saya,” kata Puig bersumber dari Football Espana.
“Sungguh menyakitkan ketika dia tidak mengizinkan saya berlatih selama beberapa minggu pertama. Perlakuannya tidak baik,”
“Saya memiliki kontrak dan harus bermain sebagai pemain untuk klub tempat saya berada. Itu mengganggu saya. Saya segera mencari jalan keluar dan pergi ke sisi lain dunia berjalan dengan baik bagi saya,” tambahnya
























