JCCNetwork.id- Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Agus Subiyanto menanggapi soal penunjukannya sebagai calon tunggal Panglima TNI, menggantikan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono. Baginya keputusan tersebut sepenuhnya adalah hak prerogatif Presiden Joko Widodo.
“Ya, itu kan semuanya hak prerogatif presiden. Jadi, saya pokoknya saya sudah sampaikan, loyal sama presiden,” katanya saat ditemui pers, usai apel gelar pengamanan Pemilu 2024 di Monas, Jakarta Pusat, Rabu (8/11/2023).
Agus juga tidak menampik adanya kedekatan dengan Presiden Jokowi, terutama ketika dia bertugas selama satu tahun di Surakarta, di mana Jokowi kala itu menjabat sebagai wali kota.
“Saya pernah ditempatkan di mana saja gitu. Jadi, kalau kedekatan, saya pernah juga, kedekatan sama Presiden, itu saya Dandim. Kedekatan kita, ya kedekatan kerja,” jelasnya.
Meski begitu, Jenderal Agus menegaskan bahwa hubungan baik tidak hanya terbatas pada Presiden. Dia selalu menjalin kerja sama yang baik dengan seluruh pimpinan daerah di tempat tugasnya.
“Waktu saya Danrem di Palu. Gubernurnya Pak Longki, terus Wali Kotanya Pak Pasha. Saya juga dekat sama mereka. Apalagi waktu penyelesaian gempa bumi tsunami di Palu, saya waktu itu sudah Pangdam, tapi saya pernah Danrem besar ditugaskan sama Panglima TNI untuk menyelesaikan Palu,” tambahnya.














