SC Munas Kohati PB HMI Terapkan Standar Ganda Terima Berkas Kandidat, Berikut Kesalahan Fatalnya!

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Steering Committee (SC) Musyawarah Nasional Korps HMI Wati (Munas Kohati PB HMI) dinilai menerapkan standar ganda dalam menerima berkas pendaftaran bakal calon ketua umum Kohati PB HMI pada kongres akan datang.

Untuk diketahui, organisasi mahasiswa Islam karib dikenal ‘Hijau Hitam‘ itu akan melaksanakan kongres di Pontianak, Kalimantan Barat pada 24-29 November 2023.

- Advertisement -

Untuk Kohati, pada rapat harian Kohati pada 19 Agustus 2023 lalu, menetapkan Ema Amalia selaku ketua bidang PSDO Kohati PB HMI sebagai koordinator SC dan Kusmely sebagai Organizing Commitee (OC).

Akan tetapi, SC yang dikomandoi oleh Ema Amalia itu dianggap melanggar peraturan dan membuat kesalahan fatal dalam membeda-bedakan calon kandidat Kohati PB HMI. Bahkan, ia diduga hanya mengistimewakan calon kandidat yang berada di pihaknya.

“Sebagaimana yang kita ketahui bahwa tugas SC diantaranya membuat dan menentukan arah, sasaran serta menentukan tujuan pelaksaan suatu agenda. Ema Amalia selaku koordinator SC dan anggota SC Munaskoh telah melanggar peraturan dan membuat satu kesalahan yang sangat fatal,” tegas kader Kohati Zahra Syafira dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/11/2023).

- Advertisement -

Bahkan, lebih dari itu, Steerring Committee di nilai telah mengubah persyaratan calon ketua umum Kohati PB HMI secara tertutup.

“Bahwa persyaratan calon kandidat ketua umum Kohati PB ternyata di ubah beberpa kali dan itu dilakukan karena ada beberapa kandidat yang tidak memenuhi persyaratan diawal,” bebernya.

Baca Artikel Lengkapnya di Bawah

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Ahli Singgung Hukum Jadi ‘Alat Kejahatan Sempurna’ Tanah Rakyat Rakyat Dirampas Atas Nama Kepentingan Umum

JCCNetwork.id- Sidang Mahkamah Konstitusi dalam perkara uji materiil nomor 213/PUU-XXIII/2025 menghadirkan kritik tajam terhadap praktik pengadaan tanah di Indonesia. Dalam persidangan yang digelar di...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER