JCCNetwork.id- Ketua Presidium Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia 98 (Jari 98), Willy Prakarsa, secara tegas mengumumkan pendiriannya yang kuat dalam mendukung Presiden Joko Widodo untuk memimpin tiga periode berturut-turut. Keputusan ini disampaikan setelah dilakukan konsolidasi dan investigasi di lapangan yang mengungkap bahwa masih banyak masyarakat yang ingin melihat Jokowi terus memimpin negara.
Di sisi lain atas keputasan ini banyak yang sebagai suatau keputusan “gila”. Willy Prakarsa pun tetap teguh dalam pendiriannya ini, dan semakin mantap menjelaskan perbedaan pandangannya dalam podcast Jurnnalis Content Creator Network (JCCNetwork) bertajuk Layakkah Jokowi 3 Periode, Sabtu (14/10/2023) .
“Saya mendukung tiga periode untuk Pak Jokowi karena itu adalah langkah yang lebih realistis. Pak Jokowi terpilih secara konstitusional dan saat ini menjabat sebagai Presiden. Mereka yang menganggap saya ‘gila’ sebenarnya yang terlalu sok waras,” ujar Willy.
Keyakinan Willy Prakarsa terhadap Jokowi tiga periode didasarkan pada optimisme yang mendasari kehidupan nyata yang bukan sekadar impian janji-janji kosong namun kerjanyata.
Meski banyak yang menyatakan bahwa konstitusi Indonesia, dalam UUD 1945 Pasal 7, membatasi presiden untuk menjabat dua periode, Willy Prakarsa menegaskan bahwa masalah ini bukan menjadi tugas dan kapasitasnya, namun sebagai rakyat ia berhak manyampaikan usulan dani bisa didiskusikan lebih dalam oleh para empunya.
“Di republik ini banyak akademisi, cendikiawan, dan pakar hukum tata negara yang mampu melakukan kajian untuk menciptakan rekonsiliasi nasional dalam hal ini,” katanya.
Pendirian Willy Prakarsa ini menciptakan debat dan perdebatan hangat di kalangan masyarakat, sementara sebagian besar masih menantikan perkembangan lanjutan terkait kemungkinan tiga periode kepemimpinan Jokowi.



