JCCNetwork.id– Waketum Partai NasDem, Ahmad Ali menegaskan, kabar yang menyebut Koalisi Perubahan kurang solid itu, karena mereka risau dan kurang senang dengan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
“Indikator apa yang mereka gunakan untuk menilai ketidaksolidan koalisi ini?” tanya Ahmad Ali, dikutip pada Jumat (13/10/2023).
Ahmad Ali mengungkapkan, Koalisi Perubahan tetap solid dan tak mudah terbakar meski ditinggal salah satu partai.
Partai yang dimaksud Ahmad Ali yakni Partai Demokrat yang sebelumnya telah berbalik arah mendukung Koalisi Indonesia Maju setelah Anies mengumumkan berpasangan dengan Cak Imin.
“Itu tidak membuat batin kami terganggu. Kemudian masuklah PKB, saya pikir ini adalah kombinasi koalisi yang sangat diharapkan masyarakat,” ungkap Ahmad Ali.
Menurut dia, koalisi gabungan tiga partai itu mewakili kelompok Islam dan nasionalis. Namun ada pihak tertentu yang menganggap kolaborasi itu sebagai ancaman.
“Jadi bagi kami, anjing menggonggong kafilah berlalu.” ucapnya.
Meski demikian ia tak menyalahkan siapa pun membicarakan koalisi tersebut tidak akur, sebab semuanya memiliki hak menilai itu. Sehingga secara kasat mata, orang peduli dengan Koalisi Perubahan
“Tapi tidak masalah karena semakin banyak orang menilai, semakin membesarkan hati kami. Kami akan sedih kalau koalisi yang diisi partai-partai hebat itu tidak dibicarakan orang,” tutupnya.



