Sukses Bersama untuk Tuhan! Simak Serunya Workshop Pelayanan dan Entrepreneur di STAK TB Yogyakarta

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id– Sekolah Tinggi Agama Kristen Teruna Bhakti (STAK TB) Yogyakarta menggelar Workshop berjudul “Pelayanan Profesional dan Entrepreneur,” yang diadakan baik secara langsung maupun daring di Kampus Utama STAK Teruna Bhakti Yogyakarta, Dusun Daratan II, Kapanewon Minggir, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu, 23 September 2023.

Workshop ini dipandu oleh Dr. Djohan, MEM, Ph.D, dan Ibu Djohan, serta tim di antaranya Kwang, Harry, Edo, Christian, dan Claudius. Kemudian bergabung pula narasumber dari Ketua Kadin NTT, Bobby Lianto, M.BA secara daring.

- Advertisement -

Lalu hadir pula Ketua STAK Teruna Bhakti, Dr. Johannis Siahaya, M.Th., Ketua Yayasan Charista, Yupiter Ome, dosen, staf akademik, mahasiswa dan mahasiswi STAK TB, serta mahasiswa S2 dan S3 dari berbagai kota di Indonesia.

Ketua Tim, Dr. Djohan, menyampaikan bahwa tujuan kegiatan mereka ini untuk mempersiapkan calon hamba Tuhan agar dapat berkolaborasi secara profesional dengan pengusaha, akuntan, pengacara, ahli IT, dan arsitek, demi kemuliaan Tuhan.

Selain itu, Dr. Djohan mengusulkan agar program pelayanan Diakonia ini diintegrasikan ke dalam kurikulum STT-STAK, dengan mengambil 10% dari total SKS, termasuk mata kuliah tata kelola gereja, tata kelola yayasan Kristen, konseling keluarga, dan pendampingan kewirausahaan jemaat.

- Advertisement -

“Kami hadir sebagai supporting , dengan model seperti ini pelayanan Diakonia semakin dapat kita kelola dengan baik, sementara untuk pelayanan mimbar dan sakramen menjadi wewenang dari para Teolog dan hamba Tuhan, untuk hal ini kami tidak ikut campur,” ujar Djohan, yang juga mantan Rektor UKDW Yogyakarta.

Sementara itu, Ketua STAK Teruna Bhakti Yogyakarta, Dr.Johannis Siahaya, M.Th, menekankan saat ini pentingnya jaringan antara kampus dengan gereja, keluarga, masyarakat multi-kultural, kaum profesional, dosen dari berbagai disiplin ilmu, pegiat organisasi Kristen, pengusaha, dan pegiat di bidang kesehatan.

Pasalnya, jaringan tersebut akan membantu mahasiswa dalam pengembangan diri mereka untuk melayani masyarakat setelah menyelesaikan bangku kuliah.

“Kampus STAK Teruna Bhakti Yogyakarta, walaupun kami masih kecil dan berada di wilayah yang sedang berkembang, tapi kami berpikir global,” ungkap Johannis.

Ketua Yayasan Charista-STAK Teruna Bhakti Yogyakarta, Yupiter Ome, dalam kesempatan yang sama, mengucapkan terima kasih atas pelayanan yang telah diberikan oleh Dr. Djohan dan timnya. Ia yakin bahwa langkah ini akan berdampak positif, terutama bagi mahasiswa, ketika mereka terlibat dalam pelayanan dan mampu berperan secara maksimal dalam masyarakat, gereja, dan negara.

“Mereka dapat berperan lebih maksimal, dalam melayani masyarakat, gereja dan bangsa,” pungkasnya.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Bukittinggi Diselimuti Asap, Warga Diminta Pakai Masker

JCCNetwork.id- Kabut asap mulai menyelimuti sejumlah wilayah di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Kesehatan (DKK) meningkatkan kewaspadaan...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Prabowo Geram! Kapolri Diminta Kejar Pelaku Karhutla untuk Kebun Sawit
09:10
Video thumbnail
Bencana Datang Bertubi-tubi, Prabowo Siapkan Tambahan Anggaran Signifikan #shorts #trending
01:44
Video thumbnail
MK Nyatakan Gugatan Masa Jabatan Kapolri Ditarik, Pemohon Tak Bisa Mengulang Perkara
01:41
Video thumbnail
Gempa hingga Anak Krakatau Jadi Perhatian, Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana
11:08
Video thumbnail
MK Nyatakan Gugatan Masa Jabatan Kapolri Tak Bisa Diajukan Lagi Usai Ditarik
09:25
Video thumbnail
Tiba Tiba Said Iqbal Minta Maaf Kepada DPR Sambil Beberkan Alasan Pakai Kacamata
08:30
Video thumbnail
Prabowo Gercep! Pimpin Ratas Penanganan Karhutla hingga Erupsi Anak Krakatau
10:30
Video thumbnail
Waspada Abu Anak Krakatau! Menkes Ungkap 3 Risiko Kesehatan dan Cara Cegahnya
08:57
Video thumbnail
Momen DPR Cecar Purbaya, Soroti Anggaran Anggaran BUN di Atas Rp1.000 Triliun
08:02
Video thumbnail
DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Pasti Disahkan: Tolong Dicatat, Direkam
08:39
Video thumbnail
Warga Cegat Mobil Gibran di Sumut, Keluhan Huntap hingga Sabo Dam Disampaikan Langsung
08:42
Video thumbnail
Nusron Belum Puas dengan Rocky Gerung dan Bakal Undang Lagi Buat Adu Argumen Soal Tanah
08:12
Video thumbnail
Tak Cuek! Wapres Gibran Turun dari Mobil Saat Dicegat Warga
08:47
Video thumbnail
Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke 15 Kecamatan, Ini Penjelasan BNPB
08:21
Video thumbnail
Pemerintah Siapkan Modifikasi CuacaAbu Anak Krakatau Mulai Selimuti Jakarta
08:23
Video thumbnail
Yusril Ungkap Peringatan Natsir, Kekuasaan Tanpa Etika Bisa Jadi Bumerang
11:24
Video thumbnail
Lucky Ditawari Jadi Anak Angkat, Jawabannya Polos Banget Sampai Dua Menteri Kaget
09:15
Video thumbnail
Tangis Pecah di Ruangan! Kisah Bocah Lucky Bikin MC, Jenderal dan Menteri Tak Kuasa Menahan Haru
10:38
Video thumbnail
Bongkar Pengadaan LED Rp500 Miliar di BGN, Baru Masuk Sudaryono Langsung Batalkan
09:03
Video thumbnail
Sudaryono Terpukul Kasus Keracunan MBG Muncul Lagi, Tapi Pastikan BGN Dibenahi Total
08:43

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER