Pembakaran Al Quran di Swedia Perbuatan Sangat Kurang Ajar 

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Amerika Serikat secara tegas mengecam aksi pembakaran Al Quran di Swedia pada hari pertama perayaan Idul Adha 1444 Hijriah atau bertepatan pada tahun 2023 Masehi.

Pihak Amerika Serikat menyebut, perbuatan pembakaran kitab suci Al Quran merupakan perbuatan yang tidak dibenarkan dan perbuatan kurang ajar.

- Advertisement -

“Kami telah mengatakan berulang-ulang bahwa membakar kitab suci adalah kurang ajar dan menyakitkan, dan apa yang mungkin legal bukan berarti sesuai,” kata juru bicara Deputi Departemen Luar Negeri AS Vedant Patel dikutip dari Antara.

Sebelumnya, seorang warga Irak Salwan Monika membakar kitab suci umat Islam di depan sebuah masjid di Stockholm, pada hari pertama perayaan keagamaan Islam, yang dikenal dengan Perayaan Kurban.

Kejadian itu terjadi di depan Masjid Stockholm Medborgarplatsen, di mana Monika pertama kali melemparkan Al Quran ke tanah sebelum membakarnya dan menghina Islam.

- Advertisement -

Parahnya, tak hanya pembakaran, aksi dilanjutkan dengan menyeka sepatu.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Ganda Indonesia Menang Dua Set di Madrid Open 2026

JCCNetwork.id-Pasangan ganda putri Indonesia, Janice Tjen/Aldila Sutjiadi, memastikan tempat di babak 16 besar Madrid Open 2026 setelah meraih kemenangan straight set pada putaran 32...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER