JCCNetwork.id- Mantan sekjen Tentara Pembebasan Nasional-Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM), Yusak Pakage tertangkap saat mencoba menyebrang ke Vanimo, Papua Nugini (PNG), tanpa membawa dokumen resmi. Ia kemudian diperiksa oleh Mayor Inf Zulfikar bersama Kapten Inf Putra.
Kejadian ini kemudian dilaporkan kepada Dansatgas Letkol Inf Ahmad Fauzi dan diperintahkan untuk berkoordinasi dengan aparat kepolisian kemungkinan bahwa yang bersangkutan adalah DPO/KSPol.
Mendapat informasi Kapolsub Sektor Skouw Ipda Alexander Yarisetouw, aparat Polsek Muara Tami tiba di Pos Muara Tami untuk melaksanakan pemeriksaan keterangan secara bersama-sama.
“Berdasarkan informasi tambahan dari berbagai sumber, diketahui bahwa Yusak Pakage adalah mantan Sekjen Tapol/Napol TPN-OPM dan aktivis kemerdekaan Papua yang mengibarkan bendera Bintang Kejora,” ujar Wadansatgas Pamtas Yonif 132/BS, Mayor Zulfikar, Jumat (9/6/2023).
Yusak Pakage juga merupakan anggota OPM aktif mendeklarasikan perundingan kemerdekaan Papua kepada Presiden RI Joko Widodo melalui tayangan video yang dipublikasikan melalui salah satu media sosial pada tanggal 18 April 2023 lalu.
Kuat dugaan Yusak Pakage ingin ke PNG dalam rangka menghadiri acara ULMWP (United Liberation Movement for West Papua). Ini adalah kegiatan yang akan diselenggarakan oleh Beny Wenda pada bulan Juli 2023 di PNG.
“Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 132/BS melakukan penyerahan Yusak Pakage kepada pihak Polsek Muara Tami untuk dilakukan proses pemeriksaan selanjutnya,” pungkasnya.



