JCCNetwork.id – Pengamat politik Emrus Sihombing menyentil Denny Indrayana, mantan Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham), yang semakin meningkatkan retorika kontroversialnya soal cawe-cawe Presiden Jokowi.
Emrus menghimbau agar Denny tidak terlalu tendensius dalam pernyataannya tersebut, mengingat reputasi akademiknya bisa tergerus. Emrus juga mengusulkan bahwa jika Denny ingin terus bergelut di dunia politik, ia sebaiknya mempertimbangkan untuk maju menjadi Ketua Umum Partai Demokrat atau memimpin salah satu partai yang ia dukung.
“Jika Denny tendensius terus, bisa tergerus reputasi keakademikannya. Atau sebaiknya Denny menjadi Ketua Umum dari salah satu partai yang didukungnya,” kata Emrus, Senin (5/6/2023).
Pernyataan Emrus ini muncul sebagai tanggapan atas pernyataan Denny yang semakin tegas bahwa dua menteri dari Partai Nasdem menjadi target serangan selanjutnya.
Namun, Emrus menekankan bahwa tindakan hukum hanya dapat dilakukan jika terdapat bukti yang valid terkait dugaan tindak pidana narkoba dan korupsi yang dilakukan oleh kedua menteri tersebut. Emrus menegaskan pentingnya kesetaraan di hadapan hukum, di mana siapapun, termasuk para menteri, harus diperlakukan sama dan tunduk pada konstitusi.
Emrus juga menegaskan bahwa setiap individu yang terlibat dalam dunia politik dan menjabat posisi publik, termasuk menteri yang sedang menjabat, harus memastikan bahwa mereka tidak terlibat dalam penyimpangan terhadap hukum yang berlaku.
Emrus menambahkan bahwa jika terdapat cukup bukti yang valid untuk diproses hukum terhadap dugaan tindak pidana narkoba dan korupsi yang mungkin dilakukan oleh kedua menteri tersebut, maka proses hukum harus berjalan dengan adil dan sesuai dengan konstitusi.























