“Mudah-mudahan jajaran Polri di sana bisa mengambil pelajaran dari kasus Sambo yang melibatkan sejumlah perwira lainnya yang juga dianggap tidak menjalankan tugas dan kewenangannya dengan baik,” sambungnya lagi.
Diketahui, beredar viral seorang remaja berusia 15 tahun telah mengalami pemerkosaan oleh 11 orang pdia di Parimo Sulawesi Tengah (Sulteng).
Dari 11 pria tersebut salah satunya adalah anggota Brimob. Dijelaskan, bahwa demi menjalankan aksi jahat mereka, korban putri bersuia 15 tahun itu diduga dicekoki terlebih dahulu dengan narkoba serta miras hingga mabuk.
Kasus ini telah disampaikan oleh pendamping korban yakni Salma dari Unit Pelaksana teknis Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (UPT DP3A) Sulawesi tengah (Sulten).
Menurut keterangan Salma, bahwa aksi kejahatan pelaku bermula saat korban menjadi relawan korban banjir di Parimo pada tahun 2022 lalu.
Kemudian lanjut dia, korban berkenalan dengan para pelaku. Korban tertipu janji tawaran pekerjaan yang ditawarkan oleh salah satu pelaku. Adapun yang menawarkan pekerjaan itu adalah Arif yang berprofesi sebagai guru. Inilah yang nantinya menjadi cara para pelaku mempengaruhi korban hingga terjadi pemerkosaan.
“Iya jadi dia berinteraksi dengan para pelaku ini terutama itu, Pak Arif (satu dari 11 terduga pelaku) itu yang guru. Dia (Arif) menjanjikan kerja. Diiming-imingi kerja, pekerjaan apa saja, di rumah makan. (Aslinya) tidak ada itu pekerjaan,” ujar Salma pada (27/5/2023) lalu.



