Kokok Beluk, Kampung Kesohor Angker di Kaliabang Bekasi

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Sejarah kampung memang menarik dan musti diingat oleh generasi penerus, istilah orang Betawi Bekasi agar tidak ‘mati obor’.

Dahulu pernah ada satu kampung angker di wilayah Bekasi Utara. Tepatnya di Kaliabang Tengah, satu kampung yang namanya unik, sekaligus bikin merinding. Kampung Kokok Beluk.

- Advertisement -

Kampung yang kesohor dengan angkernya itu terletak di tengah sudut kota. Kini berubah nama menjadi Kampung Lokomotif, Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi.

Jika dilihat dari peta zaman dulu, memang kampung itu belum banyak dihuni manusia. Masih “perawan” belum terjamah manusia. Penuh hutan bambu, pohon besar, semak belukar, danau dan rawa-rawa.

Anak era 90-an di sekitar Bekasi masih sering dengar kisah kampung Kokok Beluk. Konon, jika lewat daerah tersebut, kebanyakan orang kesasar, linglung tidak bisa menemukan arah jalan keluar.

- Advertisement -

Orang tua sekitar kampung tersebut sering berpesan dan mewanti-wanti kepada anak dan cucunya, jangan main jauh-jauh, apalagi ke kampung Kokok beluk nanti kesasar.

“Dulu itu kampung emang angker. Nyohor dengan cerita seramnya. Pokoknya kalau ada orang lewat kampung itu, kebanyakan salah jalan, nyasar,” cerita Amirudin (53), salah satu warga Kp. Lokomotif, Kaliabang Tengah, saat mengingat kisah kampung Kokok Beluk, di Bekasi saat ditemui jurnalis beberapa waktu lalu.

Ia melanjutkan, saat itu Kokok Beluk banyak pohon bambu yang tidak terurus, hingga batang pohonnya sampai kebawah menghalangi bahu jalan.

“Kalau pohon bambu yang ngalangin jalan itu jangan dilewatin, itu bahaya. Memedi biasanya suka di situ,” katanya.

Dahulu, masyarakat sekitar memang sering melewati Kampung Kokok Beluk jika ingin menuju Pondok Ungu arah Jakarta.

Mau tidak mau, mereka harus melewati Kokok Beluk. Nama Kokok Beluk ada mengatakan itu sejenis burung. Dulu wilayah situ konon memang banyak burung liar, salah satunya burung Kokok Beluk.

Singkat cerita, Kokok Beluk menjadi legend sebuah kampung yang ada di Kaliabang Tengah. Kampung yang pernah ditakuti, kampung yang kesohor dengan kisah-kisah mistis, namun membuat orang tertawa mengenang masa lalu kampung tersebut.

Kabarnya, zaman Perjuangan Kyai Noer Alie juga kampung tersebut menjadi andalan bagi para pejuang untuk bersembunyi saat dikejar pasukan Belanda. Penjajah takut masuk Kokok Beluk, lantaran masih hutan belukar dan sepi.

Kini, Kokok Beluk berubah nama menjadi Kampung Lokomotif. Deretan rumah penduduk dan segala aktifitas tumpah ruah, membuat kisah mistis Kokok Beluk pudar, tinggal cerita.

Jejak-jejak kampung Kokok Beluk juga sudah tidak berbekas. Sebab sudah ‘disulap’ dengan bangunan rumah penduduk yang tinggal dari berbagai pelosok, bukan hanya warga pribumi saja.

Kokok Beluk, sudah tidak seangker dahulu. Masyarakat sudah berani berlalu lalang melintas hingga 24 jam, tanpa takut makhluk halus, apalagi kesasar jalan.

(Dede Rosyadi)

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Di Tengah Isu PD III, Prabowo Tegaskan Indonesia Tetap Non-Blok

JCCNetwork.id- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintahannya untuk tetap menjalankan politik luar negeri bebas aktif dan tidak berpihak pada blok kekuatan militer...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER