Pemkot Bekasi Cari Dalang Pelaku Peretasan Running Text “Plt Walikota Bekasi Bobrok !!!”

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id – Aksi peretasan running text di Pemkot Bekasi lagi heboh, lantaran menyasar nama Plt Walikota Bekasi. Sehari setelah kejadian itu, terjadi lagi peretasan running text di RSUD Bantargebang Kota Bekasi.

Dan akhirnya, Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto angkat bicara perihal aksi peretasan bertuliskan kalimat, “Plt Walikota Bekasi Bobrok!!!”

- Advertisement -

“Tentunya perlu langkah-langkah untuk kemudian kita lihat, bagaimana kemudian terjadi proses itu,” kata Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada wartawan, Jumat (26/05/2023).

Ia mengaku, telah menginstruksikan ke Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) Kota Bekasi untuk segera menulusuri penyebab aksi peretasan tersebut.

“Ini kan sedang kita jalankan (koordinasi) juga dengan Diskominfostandi untuk mengkaji, terkait dengan security (keamanan) yang kita miliki. Karena kita juga punya satgas security digitalisasi,” beber Tri Adhianto.

- Advertisement -

Pemerintah Kota Bekasi, kata Tri, sedang melakukan beberapa tahapan evaluasi soal kemananan cyber di lingkungan instansi pemerintah. Mulai dari peningkatan SDM Pegawai tentang teknologi, hingga kemampuan adaptif terhadap penggunaan teknologi digital.

“Kita sikapi dengan kemampuan teman-teman untuk beradaptasi dengan teknologi yang ada. Lebih bagaimana kita mempersiapkan diri, terkait keamanan alat teknologi yang kita miliki,” tegasnya.

PJ. Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Junaedi juga merespon aksi peretasan tersebut, Ia prihatin sekaligus meminta jajaran Pemkot Bekasi melakukan penelusuran siapa dalang peretasan tersebut.

“Kami sangat prihatin atas adanya kejadian tersebut, dan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan kami telah berkoordinasi kepada pihak kepolisian,” kata Junaedi.

Lebih jauh, Junaedi meminta kepada seluruh Perangkat Daerah untuk mematikan sementara running text dan videotron di Kota Bekasi, agar aksi peretasan tidak meluas ke instansi lainnya di Kota Bekasi.

“Kami meminta kepada seluruh Perangkat Daerah yang menggunakan media elektronik untuk sementara mematikan media elektronik. Baik berupa running text, ataupun media videotron. Sebab, alat tersebut diretas oleh orang tidak bertanggung jawab, dan ingin menjelekan Pemerintah Kota Bekasi,” imbau Junaedi.

Ia berharap agar pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai hukum. Pihak Pemkot Bekasi terbuka terhadap kritik dan saran yang membangun dan dengan cara elegan.

“Pemerintah Kota Bekasi terbuka terhadap bentuk-bentuk penyampaian aspirasi, tentunya bersifat membangun,” tutup Junaedi.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Pemerintah Pastikan Stok Beras Aman, Capai 5,3 Juta Ton

JCCNetwork.id-Pemerintah memastikan ketersediaan beras nasional dalam kondisi aman dengan cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog mencapai 5,3 juta ton hingga awal Juni...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER