Ketegangan AS-China Segera Melunak Usai Insiden Balon Mata-mata

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Presiden Joe Biden optimis bahwa meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan China akan segera mereda. Dalam sebuah konferensi pers di Hiroshima, Biden mengungkapkan kekecewaannya atas insiden balon mata-mata China pada awal tahun yang telah merusak upaya memfasilitasi komunikasi antara pejabat senior kedua negara.

Biden menyatakan bahwa perjanjian sebelumnya dengan Presiden China Xi Jinping tentang pentingnya mendirikan hotline militer dengan cepat memburuk setelah insiden kontroversial dengan balon mata-mata tersebut, yang kemudian menyebabkan meningkatnya ketegangan.

- Advertisement -

“Saya pikir Anda akan melihat keadaan itu akan mencair secepatnya,” kata Biden sebelum meninggalkan kota di Jepang itu, dimana ia menghadiri konferensi tingkat tinggi (KTT) Kelompok Tujuh dan mengadakan pertemuan dengan banyak pemimpin negara, termasuk Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

Pada awal Februari, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken tiba-tiba menunda kunjungannya ke Beijing setelah pemerintah Amerika Serikat mendeteksi adanya balon mata-mata China yang bergerak di wilayah sensitif di Amerika Serikat.

Kunjungan ini seharusnya menjadi tindak lanjut dari pertemuan tatap muka antara Biden dan Xi Jinping pada bulan November tahun sebelumnya, dan akan menjadi kunjungan pejabat setingkat menteri pertama dari Amerika Serikat ke China sejak awal pemerintahan saat ini pada tahun 2021.

- Advertisement -

Meskipun belum ada tanda-tanda penurunan ketegangan, Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih, Jake Sullivan, dan diplomat puncak China, Wang Yi, telah melakukan diskusi “bebas” selama berjam-jam mengenai isu-isu utama di Wina pada awal bulan ini.

Pada saat itu, pemerintah Amerika Serikat dan China menyatakan kesepakatan untuk tetap membuka saluran komunikasi antara mereka.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

3 Orang Meninggal Dalam Tragedi Tumpukan Sampah Ambruk di Bantargebang

JCCNetwork.id- Gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, longsor pada Minggu (8/3/2026) sore. Peristiwa tersebut menyebabkan tiga orang...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER