JCCNetwork.id– Muhammad Zaki Prasong, seorang alumni Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah mengukir prestasi yang mengesankan di SEA Games Kamboja 2023. Ia berhasil memperoleh medali emas dari cabang olahraga Silat, yang membawa kebanggaan bagi Indonesia dan NTT.
Dalam pertandingan final cabang olahraga Silat nomor Kelas B Putra, Zaki berhadapan dengan pesaing tangguh dari Thailand, Sarayut Srakaew.
Pertarungan ini dipenuhi dengan tensi tinggi, di mana keduanya saling serang sejak awal pertandingan.Namun, keberuntungan berpihak pada pemuda NTT ini, yang berhasil meraih kemenangan tipis dengan skor 53-47.
Motivasi Zaki berasal dari ayahnya yang juga merupakan pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di NTT. Dalam olahraga ini, Zaki telah menunjukkan dedikasi dan prestasi sejak ia masih duduk di bangku MAN, sehingga membantunya untuk diterima di Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang.
“Zaki sosok anak pekerja keras dan disiplin,” kata Fakhrudin Prasong ayah Zaki, dikutip Senin (22/5/2023).
Fakhrudin menceritakan bahwa awalnya Zaki lebih tertarik pada sepak bola, tetapi akhirnya ia memilih Silat untuk dikejar karena ingin menjadi seorang profesional.
Pada tahun 2019, Zaki berhasil meraih medali emas Pencak Silat dalam ASEAN School Games yang diadakan di Rama Shinta Ballroom Patra Jasa Semarang, Jawa Tengah, dalam kategori Kelas C (47-51 Kilogram).
Selanjutnya, dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua pada tahun 2021, Zaki berhasil meraih medali perunggu dalam kelas B (50-55 Kilogram).
Zaki menyatakan bahwa medali emas yang ia raih di SEA Games 2023 Kamboja ini merupakan penghargaan bagi kedua orang tuanya dan negara tercinta. (Roki Kolo)














