JCCNetwork.id- Widji Thukul adalah seorang aktivis dan penyair yang khalayak tahu di Indonesia. Ia lahir di Solo pada tahun 1964. Widji Thukul adalah anak pertama dari tiga bersaudara yang lahir dari keluarga Katolik dengan keadaan ekonomi sederhana.
Ayahnya adalah seorang penarik becak, sedangkan ibunya sesekali menjual ayam bumbu untuk membantu perekonomian keluarga. Ia menulis puisi sejak SD, dan tertarik pada dunia teater ketika duduk di bangku SMP.
Bersama kelompok Teater Jagat, Thukul pernah ngamen puisi di berbagai daerah, baik di kota maupun di desa. Selain itu, ia juga bekerja sebagai calo karcis bioskop, tukang pelitur di sebuah perusahaan mebel, serta berjualan koran.
Pada Oktober 1989, Thukul menikah dengan Siti Dyah Sujirah alias Sipon yang saat itu bekerja sebagai buruh. Tak lama semenjak pernikahannya, Pasangan Thukul-Sipon mendapat anak pertama bernama Fitri Nganthi Wani, dan pada tanggal 22 Desember 1993 anak kedua mereka lahir lalu ia beri nama Fajar Merah.
Widji Thukul 25 Tahun Hilang Misterius
Selama hidupnya, Widji Thukul aktif melakukan kegiatan teater bersama anak-anak kampung Jagalan, tempat ia bersama istrinya dan anaknya tinggal. Pada tahun 1994, Thukul memimpin aksi petani di Bringin, Ngawi, yang di akhiri dengan tangkapan dan pemukulan oleh aparat militer. Tahun 1992, ia ikut serta dalam demonstrasi protes terhadap pencemaran lingkungan oleh pabrik tekstil PT Sariwarna Asli Solo.



