JCCNetwork.id – Sepasang lansia saumi istri berinisial SS (72) dan T (65) tewas bersamaan di Jalan Raya Kampung Sawah, Jatimurni, Pondok Melati. Kedua lansia menjadi korban tabrak lari.
“Iya, meninggal dunia di tempat dua-duanya,” kata Sofyan seoran saksi.
Peristiwa tabrak lari itu terjadi sangat cepat. T yang merupakan istri dari SS sampai terlempar hingga dua meter.
“Pengendaranya laki-laki langsung tergeletak di depan pagar, sementara perempuannya terpental ke dalam toko Oxygen,” ujar Sofyan.
Selesai tabrakan itu, si pengemudi mobil pun langsung meninggalkan tempat kejadian.
“Langsung pergi melarikan diri. (Warga) langsung kumpul cuma kan banyak darah, jadi kami tunggu polisi datang,” kata Sofyan lagi.
Sementara itu, saat beredar informasi bawa penabrak lari itu adalah anggota TNI Angkatan Darat (AD). Saat ini pelaku berpangkat Prada inisial MW itu telah diamankan. Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen Hamim Tohari.
“Benar (pelaku anggota TNI AD), sudah ditangani oleh Denpom Jaya,” kata Hamim, melansir dari Kompas.com, Sabtu (6/5/2023).
Sebelumnya, seorang pasangan suami istri bernama Sonder Simbolon (72) dan Tiurmaida (65) menjadi korban tabrak lari pada Kamis (4/5/2023) pagi. Keduanya meninggal dengan kondisi mengenaskan. Menurut informasi pihak keluarga, pelaku tabrak larinya adalah oknum anggota TNI.























