Tidak jarang pula kafein dapat menghalangi asupan protein dari tubuh ibu ke janin, dan membuat janin kurang sehat. Penelitian lain juga mengungkapkan konsumsi kafein yang berlebihan ketika hamil dapat memperlambat kelahiran janin selama 8 jam. Hal ini lantaran senyawa kimia yang terkandung pada kopi dapat mempengaruhi proses persalinan.
Penelittian lain yang terbitan American Journal of Obstetrics and Gynaecology, mengatakan konsumsi senyawa kafein ketika hamil bisa saja mengubah DNA pada sel janin. Itu membuat lebih rentan terkena tumor atau kanker. Para peneliti menemukan bahwa bayi yang lahir dari wanita yang sering konsumsi kopi saat hamil beresiko 20% lebih besar terkena kanker.
Jadi bagi ibu yang terbiasa mengkonsumsi kopi hingga 2-3 gelas perhari atau mengkonsumsi minuman tiggi kafein lainnya, sebaiknya menguranginya. Bahkan lebih baik jika berhenti dulu selama masa kehamilan.



