Harga Cabai dan Telur Masih Tinggi

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

Lisa Umumkan EP Solo Terbaru

Ruben Onsu Terseret Kasus Investasi

Sarwendah Minta Peran Ruben

JCCNetwork.id- Harga sejumlah komoditas pangan strategis di tingkat pedagang eceran nasional masih menunjukkan perbedaan yang cukup mencolok. Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia (BI) mencatat cabai rawit merah menjadi salah satu komoditas dengan harga relatif tinggi, yakni mencapai Rp89.500 per kilogram (kg).

 

- Advertisement -

Data tersebut tercatat pada Rabu pukul 09.19 WIB. Selain cabai rawit merah, harga telur ayam ras juga berada di level Rp30.200 per kg.

 

Pergerakan harga tersebut menjadi bagian dari pemantauan rutin PIHPS terhadap sejumlah komoditas pangan utama yang beredar di pasar nasional. Data harga di tingkat eceran tersebut mencakup komoditas hortikultura, beras, daging, gula, hingga minyak goreng.

- Advertisement -

 

Pada kelompok bumbu dapur, harga bawang merah tercatat sebesar Rp40.350 per kg. Sementara itu, bawang putih berada pada level Rp39.100 per kg.

 

Komoditas cabai juga menunjukkan variasi harga yang cukup lebar. Cabai merah besar tercatat Rp55.100 per kg, sedangkan cabai merah keriting mencapai Rp86.400 per kg.

 

Adapun cabai rawit hijau berada di harga Rp53.150 per kg. Dengan demikian, cabai rawit merah menjadi komoditas cabai dengan harga tertinggi dalam catatan PIHPS tersebut.

 

Harga Beras Beragam

 

PIHPS juga mencatat harga beras berdasarkan kualitas yang tersedia di tingkat pedagang eceran. Untuk beras kualitas bawah I, harga berada di angka Rp15.550 per kg, sedangkan beras kualitas bawah II tercatat Rp14.900 per kg.

 

Pada kelompok beras kualitas medium, harga medium I mencapai Rp16.850 per kg dan medium II sebesar Rp16.300 per kg.

 

Sementara itu, beras kualitas super I tercatat Rp18.100 per kg. Adapun beras kualitas super II berada di level Rp17.300 per kg.

 

Variasi harga tersebut menunjukkan adanya perbedaan harga antarjenis beras berdasarkan kualitas yang dipantau dalam sistem PIHPS Nasional.

 

Daging Ayam dan Sapi

 

Untuk komoditas protein hewani, harga daging ayam ras segar tercatat Rp45.800 per kg.

 

Harga daging sapi berada jauh lebih tinggi. Daging sapi kualitas I tercatat Rp148.550 per kg, sedangkan kualitas II berada pada harga Rp142.100 per kg.

 

Perbedaan harga antara daging ayam dan daging sapi tersebut turut menggambarkan rentang harga yang terjadi pada kelompok komoditas pangan hewani di pasar eceran nasional.

 

Gula dan Minyak Goreng

 

Komoditas kebutuhan rumah tangga lainnya, yakni gula pasir, juga tercatat dalam pemantauan PIHPS. Harga gula pasir kualitas premium berada di angka Rp21.800 per kg.

 

Sementara gula pasir lokal tercatat lebih rendah, yakni Rp19.400 per kg.

 

Untuk minyak goreng, harga minyak goreng curah tercatat Rp21.650 per liter. Adapun minyak goreng kemasan bermerek I berada di level Rp25.400 per liter.

 

Sementara itu, minyak goreng kemasan bermerek II tercatat Rp23.350 per liter.

 

Data PIHPS tersebut memberikan gambaran mengenai perkembangan harga berbagai kebutuhan pangan utama di tingkat konsumen secara nasional. Perubahan harga komoditas dapat dipengaruhi oleh kondisi pasokan, permintaan, distribusi, serta dinamika harga di masing-masing daerah.

 

Dengan pemantauan harga secara berkala, perkembangan sejumlah komoditas strategis tersebut dapat menjadi salah satu indikator kondisi harga pangan di pasar eceran nasional.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Polisi Ungkap Jaringan Narkoba Jakarta

JCCNetwork.id — Kepolisian di sejumlah wilayah DKI Jakarta mengungkap beberapa kasus peredaran narkotika dan obat keras ilegal pada Kamis (17/9).Dalam rangkaian pengungkapan tersebut, polisi...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER

LRT Fase 1B Resmi Beroperasi

Harga iPhone 2027 Berpotensi Naik

APTI Soroti Kebijakan Cukai Tembakau

Pajak Marketplace Berlaku November 2026