Ancol Dipadati Wisatawan Saat Long Weekend

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Libur panjang memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus dimanfaatkan ribuan warga untuk berwisata ke kawasan wisata Ancol Taman Impian, Kamis (14/5/2026). Sejak pagi hari, arus pengunjung terlihat memadati sejumlah titik rekreasi, terutama kawasan pantai dan Dunia Fantasi (Dufan), yang menjadi destinasi favorit keluarga selama masa akhir pekan panjang.

Peningkatan jumlah wisatawan sudah terlihat sejak memasuki pertengahan Mei 2026. Pengelola Ancol mencatat lonjakan kunjungan terjadi bersamaan dengan momentum libur nasional dan cuti bersama yang berlangsung hingga 17 Mei mendatang.

- Advertisement -

Manager Corporate Communications Ancol, Daniel Windriatmoko, mengatakan jumlah pengunjung pada hari pertama libur panjang diperkirakan mencapai sekitar 30 ribu orang. Angka tersebut diprediksi terus bertambah hingga akhir pekan.

“Memasuki Mei ini juga pengunjung meningkat. Apalagi ini banyak long weekend ya. Kalau long weekend ini 14 sampai 17. Hari ini (kunjungan) sekitar 30.000,” ungkap Manager Corporate Communications Ancol, Daniel Windriatmoko, pada Metrotvnews.

Menurut Daniel, lonjakan wisatawan merupakan fenomena yang rutin terjadi setiap periode long weekend. Untuk mengantisipasi kepadatan dan menjaga kenyamanan pengunjung, pihak pengelola menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, termasuk transportasi internal gratis yang dapat digunakan untuk berkeliling area wisata.

- Advertisement -

Armada shuttle bus “Wara Wiri” kembali dioperasikan guna membantu mobilitas wisatawan yang ingin mengakses sejumlah wahana dan lokasi rekreasi di kawasan Ancol tanpa dikenakan biaya tambahan.

“Pengunjung juga bisa naik shuttle namanya Wara Wiri, keliling area Ancol gratis,” tambah Daniel.

Pantauan di lapangan menunjukkan kawasan pantai menjadi lokasi favorit wisatawan yang ingin menikmati suasana laut bersama keluarga. Sementara itu, area Dunia Fantasi dipenuhi antrean pengunjung yang memanfaatkan momentum libur sekolah dan cuti panjang untuk menikmati berbagai wahana permainan.

Sebagian besar wisatawan datang bersama keluarga, namun tidak sedikit pula rombongan sekolah dari luar daerah yang menggelar kegiatan wisata edukatif dan outing class di Jakarta.

Salah seorang pengunjung asal Bandung, Wiwit, mengaku sengaja datang ke Ancol untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan mengajak anak-anak bermain di Dufan. Ia menilai momentum libur panjang menjadi waktu yang tepat untuk berwisata setelah aktivitas sekolah dan pekerjaan yang padat.

“Mau liburan sama keluarga, bawa anak main ke Dufan. Karena libur panjang juga,” tutur Wiwit.

Selain wisatawan keluarga, rombongan pelajar dari berbagai daerah juga tampak memenuhi kawasan rekreasi. Budi, pendamping rombongan siswa sekolah dasar asal Semarang, mengatakan kegiatan wisata tersebut dilakukan setelah para siswa menyelesaikan ujian sekolah.

“Iya ini dari SD di Semarang, habis ujian terus kita outing bawa anak anak main ke Jakarta,” Ujar Budi, saat ditemui dikawasan Ancol.

Pihak pengelola Ancol juga mengimbau seluruh pengunjung untuk menjaga ketertiban, memperhatikan keselamatan anak-anak, dan mematuhi aturan di setiap area rekreasi demi menjaga kenyamanan bersama selama masa libur panjang berlangsung.

Kawasan Taman dan Pantai Ancol diketahui mulai beroperasi sejak pukul 06.00 hingga 24.00 WIB. Sementara sejumlah unit rekreasi seperti Dufan dan wahana lainnya melayani pengunjung mulai pukul 09.00 hingga 18.00 WIB.

Untuk menarik minat wisatawan selama periode libur Mei 2026, pengelola turut menghadirkan berbagai program promosi tiket dengan harga mulai Rp55 ribu per orang. Promo tersebut berlaku hingga 31 Mei 2026 dan dapat dimanfaatkan pengunjung untuk menikmati sejumlah fasilitas rekreasi di kawasan Ancol.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Kebakaran Jagakarsa Tewaskan Satu Orang

JCCNetwork.id- Kebakaran melanda sebuah rumah tinggal di kawasan Jalan TB Simatupang, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026) pagi. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER