Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id-Militer Iran mengklaim telah menembak jatuh dua jet tempur milik Amerika Serikat, termasuk satu pesawat siluman F-35, di wilayah udara Iran.

Pernyataan ini disampaikan oleh Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara.

- Advertisement -

Media pemerintah Iran melaporkan bahwa sistem pertahanan udara terbaru milik IRGC berhasil menghancurkan sebuah F-35 di wilayah Iran tengah.

Pesawat tersebut disebut hancur total saat jatuh, sementara nasib pilotnya belum diketahui.

IRGC juga mengungkapkan bahwa satu jet tempur canggih lainnya menjadi sasaran sistem pertahanan udara di selatan Pulau Qeshm.

- Advertisement -

“Menyusul klaim palsu dari pembohong Presiden AS mengenai kehancuran total pertahanan udara IRGC, beberapa saat yang lalu sebuah jet tempur musuh yang canggih diserang di selatan Pulau Qeshm oleh sistem pertahanan udara canggih modern Angkatan Laut IRGC, di bawah kendali jaringan pertahanan udara terintegrasi negara tersebut,” bunyi pernyataan IRGC.

Pesawat itu dilaporkan jatuh di perairan antara Pulau Hengam dan Qeshm, di kawasan Teluk Persia.
“tembakan ramah” atau “kecelakaan.”

Klaim ini muncul sebagai respons atas pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang sebelumnya menyebut bahwa pasukan AS telah melumpuhkan sistem pertahanan udara Iran.

IRGC menegaskan bahwa pernyataan tersebut tidak benar dan menyebut intersepsi yang dilakukan sebagai bukti kemampuan pertahanan mereka.

Dalam beberapa pekan terakhir, Iran juga mengklaim telah menargetkan sejumlah aset militer AS. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Amerika Serikat terkait klaim jatuhnya pesawat-pesawat tersebut.

Selain itu, IRGC menyatakan telah melancarkan serangan terhadap infrastruktur teknologi milik perusahaan Amerika di kawasan Timur Tengah sebagai bentuk balasan atas serangan yang menewaskan warga Iran.

“Seperti yang telah kami peringatkan, dalam menanggapi pembunuhan individu Iran, kami akan menargetkan perusahaan mata-mata intelijen, teknologi informasi, dan kecerdasan buatan yang merupakan pilar operasi teroris musuh,” bunyi pernyataan itu. IRGC mengatakan serangan terhadap Oracle mengikuti pola pembalasan serupa.
“Menyusul penghancuran infrastruktur komputasi awan perusahaan Amerika Amazon sebagai pembalasan atas pembunuhan Komandan Fathalizadeh, hari ini, pusat data dan infrastruktur komputasi perusahaan Amerika Oracle, yang berbasis di Emirates, diserang sebagai tanggapan atas pembunuhan Dr Kamal Kharrazi dan istrinya.”

Mereka memperingatkan akan mengambil tindakan serupa jika terjadi serangan lanjutan terhadap kepentingan Iran.
Situasi ini menambah ketegangan yang sudah meningkat di kawasan, sementara komunitas internasional terus memantau perkembangan konflik antara kedua negara.

“Jika kejahatan terulang kembali dan pembunuhan lain terjadi, perusahaan berikutnya harus siap menerima tanggapan tegas,” kata pernyataan itu.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Gol Akhir Tiago Tomas Antar Stuttgart Singkirkan Freiburg

JCCNetwork.id-VfB Stuttgart memastikan langkah ke partai puncak Piala Jerman usai menundukkan SC Freiburg dengan skor 2-1 dalam semifinal yang berlangsung dramatis, Jumat (24/4/2026) dini...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER