Pendaftaran Mudik Gratis Jakarta Ditutup, Peserta Terverifikasi Segera Berangkat

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan pendaftaran program Mudik Gratis 2026 tidak akan dibuka kembali. Keputusan ini diambil setelah seluruh kuota peserta terpenuhi bahkan melebihi jumlah yang direncanakan sebelumnya.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan jumlah calon pemudik yang lolos proses verifikasi meningkat signifikan dibandingkan data awal pendaftaran. Hal tersebut menyebabkan kebutuhan armada bus yang disiapkan pemerintah menjadi terbatas.

- Advertisement -

“Dari 26.282 pendaftar meningkat menjadi 30.774 pemudik hasil verifikasi. Sehingga ada kekurangan bus,” kata Syafrin di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (10/3).

Ia menegaskan, pemerintah hanya akan memberangkatkan peserta yang telah tercatat dan dinyatakan lolos verifikasi dalam sistem. Oleh karena itu, tidak akan ada pengumuman tambahan terkait pembukaan pendaftaran baru.

“Yang sudah terverifikasi itu yang akan diberangkatkan. Jadi tidak ada lagi pengumuman karena keseluruhannya sudah didata dan sudah terverifikasi,” jelasnya.

- Advertisement -

Program Mudik Gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta setiap tahun bertujuan membantu warga ibu kota pulang ke kampung halaman dengan aman sekaligus mengurangi penggunaan sepeda motor pada perjalanan jarak jauh. Selain menyediakan bus penumpang, pemerintah juga menyiapkan fasilitas pengangkutan sepeda motor menggunakan truk untuk sejumlah rute tertentu.

Pada pelaksanaan tahun ini, beberapa kota tujuan utama yang disiapkan meliputi Solo, Semarang, Yogyakarta, Wonogiri, Kebumen, dan Sidoarjo. Para pemudik menuju kota-kota tersebut dapat memanfaatkan layanan pengangkutan sepeda motor selain perjalanan menggunakan bus.

Rute menuju Solo akan berakhir di Terminal Tirtonadi, sementara tujuan Semarang menuju Terminal Mangkang dan Yogyakarta melalui Terminal Giwangan. Adapun pemudik menuju Wonogiri akan tiba di Terminal Giri Adipura, sedangkan tujuan Kebumen dilayani melalui Terminal Kabupaten Kebumen. Untuk wilayah Jawa Timur, pemudik menuju Sidoarjo akan diturunkan di Terminal Purabaya.

Selain enam kota utama tersebut, pemerintah juga menyiapkan layanan bus menuju sekitar 14 kota lain, antara lain Madiun, Malang, hingga Palembang. Namun untuk tujuan tambahan tersebut, fasilitas yang tersedia hanya berupa bus penumpang tanpa layanan pengangkutan sepeda motor.

Pelaksanaan arus mudik program ini akan dimulai pada pertengahan Maret. Penyerahan sepeda motor oleh peserta dijadwalkan paling lambat pada 15 Maret 2026 di Terminal Pulogadung hingga pukul 17.00 WIB. Setelah itu, pada 16 Maret 2026, truk pengangkut sepeda motor akan diberangkatkan dari lokasi yang sama menuju kota tujuan.

Sementara keberangkatan bus yang membawa para pemudik dijadwalkan pada 17 Maret 2026 dari kawasan Monumen Nasional.

Untuk arus balik, pemerintah menyiapkan pengangkutan sepeda motor kembali ke Jakarta pada 25 Maret 2026. Selanjutnya, bus yang membawa pemudik dari daerah tujuan akan diberangkatkan menuju Jakarta pada 26 Maret 2026 dengan titik kedatangan di Terminal Pulo Gebang.

Pemerintah berharap program ini dapat membantu masyarakat merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman dengan lebih aman, sekaligus mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas akibat perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Bintang Eropa Bersaing Rebut Ballon d’Or 2026

JCCNetwork.id-Persaingan menuju penghargaan Ballon d’Or 2026 mulai mengerucut dengan sejumlah nama yang masuk dalam daftar kandidat terkuat. Pengumuman pemenang dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober 2026,...

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER