ASN Terapkan FWA Jelang Nyepi dan Lebaran 2026

BACA JUGA

OLAHRAGA

TECHNOLOGY

HIBURAN

JCCNetwork.id- Pemerintah menetapkan kebijakan penyesuaian pola kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui skema flexible working arrangement (FWA) menjelang dan sesudah rangkaian libur nasional Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 serta Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Kebijakan ini diterapkan untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukanlah penambahan hari libur, melainkan pengaturan ulang sistem kerja agar lebih fleksibel tanpa mengurangi kewajiban tugas dan tanggung jawab ASN.

- Advertisement -

“Diberikan fleksibilitas dalam hari kerja untuk ASN dan pekerja swasta. Pemerintah menetapkan FWA atau sistem kerja fleksibel,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto, dikutip dari laman resmi Kementerian PAN-RB, Rabu (11/2).

Melalui kebijakan ini, ASN tetap diwajibkan menjalankan tugas kedinasan dan memenuhi target kinerja, namun diberikan keleluasaan untuk bekerja dari lokasi yang ditentukan sesuai ketentuan instansi masing-masing.

Berlaku Lima Hari

- Advertisement -

Penyesuaian pola kerja dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama diberlakukan dua hari sebelum libur nasional dan cuti bersama Hari Suci Nyepi, yakni pada Senin (16/3/2026) dan Selasa (17/3/2026).

Sementara tahap kedua diterapkan selama tiga hari setelah rangkaian libur nasional dan cuti bersama Idulfitri, yaitu pada Rabu (25/3/2026), Kamis (26/3/2026), dan Jumat (27/3/2026).

Dengan demikian, terdapat lima hari kerja fleksibel yang dapat dimanfaatkan ASN untuk mengatur ritme pekerjaan sekaligus merencanakan perjalanan mudik atau arus balik secara lebih terencana.

Dasar Hukum dan Arahan Presiden

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pelaksanaan Tugas Kedinasan bagi Pegawai ASN di Instansi Pemerintah pada Masa Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Suci Nyepi dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Surat edaran tersebut menjadi landasan resmi bagi instansi pemerintah pusat dan daerah dalam menerapkan sistem kerja fleksibel selama periode libur nasional dan cuti bersama.

Pemerintah menyebut, kebijakan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden guna memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal di tengah tingginya mobilitas masyarakat. Skema ini disusun secara terencana dan terukur dengan mempertimbangkan kepentingan publik serta kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan.

Layanan Esensial Tetap Prioritas

Meski terdapat fleksibilitas kerja, pemerintah menekankan bahwa pelayanan publik yang bersifat esensial tidak boleh terganggu. Layanan kesehatan, transportasi, keamanan, serta sektor strategis lainnya wajib tetap beroperasi maksimal selama periode tersebut.

FWA juga tidak dimaknai sebagai kelonggaran tanggung jawab, melainkan pengaturan pola kerja agar kinerja dan akuntabilitas tetap terjaga.

Potensi Jeda Hingga Dua Pekan

Apabila dikombinasikan dengan jadwal cuti bersama, libur nasional, serta akhir pekan, ASN berpotensi memiliki rentang waktu hingga hampir dua pekan dengan pola kerja campuran antara WFA dan libur.

Rinciannya sebagai berikut:
16–17 Maret 2026: WFA
18 Maret 2026: Cuti bersama Nyepi
19 Maret 2026: Libur nasional Nyepi
20 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri
21–22 Maret 2026: Libur nasional Idulfitri
23–24 Maret 2026: Cuti bersama Idulfitri
25–27 Maret 2026: WFA
28–29 Maret 2026: Akhir pekan

Skema tersebut dinilai memberi ruang bagi ASN untuk mengatur jadwal mudik dan arus balik lebih fleksibel, sehingga diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan lalu lintas serta distribusi penumpang transportasi umum selama periode puncak Lebaran 2026.

Pemerintah berharap kebijakan ini mampu menjaga keseimbangan antara kelancaran arus mudik dan keberlangsungan pelayanan publik, sekaligus memastikan roda pemerintahan tetap berjalan efektif di tengah momentum hari besar keagamaan.

- Advertisement -

BACA LAINNYA

Harga Minyak Tembus US$100

JCCNetwork.id – Harga minyak dunia melonjak ke level tertinggi dalam hampir dua bulan setelah serangan terhadap dua kapal tanker minyak Arab Saudi di Laut...
KONTEN VIDEO
Video thumbnail
Delay Kurang dari 30 Menit, Pelita Air Pastikan Penumpang Tak Berhak Kompensasi
08:30
Video thumbnail
Ahli Singgung MBG Lebih Cocok Jadi Subsidi Pakan Ternak
09:04
Video thumbnail
Megawati Akar Rumput Mau Diinjak Mau Dibunuh Suatu Saat Bakal Timbul
11:48
Video thumbnail
Qodari Tegaskan Indonesia Aman, Buktinya Jadi Tuan Rumah Event Internasional
09:15
Video thumbnail
Harga Minyak Dunia Naik Turun Akibat Perang, Bahlil Tegaskan BBM Subsidi Tak Naik
05:10
Video thumbnail
AHY Pacu Kawasan KUNCI Bersama untuk Ciptakan Mesin Pertumbuhan Ekonomi Baru
05:53
Video thumbnail
Sudaryono Tegas! Tak Ada Ampun bagi Kepala SPPG yang Terlibat Markup atau Gratifikasi
08:14
Video thumbnail
BGN Tegas Berantas Pungli, Kepala SPPG Peminta Fee Siap-siap Dipecat
08:08
Video thumbnail
Sudaryono Tegas! Dapur MBG yang Ditutup Permanen Tak Lagi Dibayar
08:11
Video thumbnail
BGN Siapkan Sistem Digital untuk Orang Tua Cek Menu Makan MBG
08:19
Video thumbnail
Qodari Tegas! MBG Tetap Jadi Fokus Pemerintah Meski Pimpinan BGN Berganti
09:21
Video thumbnail
Pidato Menggelegar Megawati: Saya Presiden ke-5 RI dan Perempuan Pertama yang Memimpin
13:17
Video thumbnail
Evaluasi Besar-Besaran Benahi BGN Pegawai Diberhentikan dan Ratusan Dapur Ditutup #shorts
01:37
Video thumbnail
Operasi Besar-Besaran BGN Pecat Ratusan Pegawai dan Tutup Dapur MBG Bermasalah
08:20
Video thumbnail
Sampaikan Pesan Keras di Pidato, Megawati : Apa Kalian Tidak Mau Insaf?
13:18
Video thumbnail
Perry Lepas Jabatan, Destry Damayanti Bersiap Kawal Stabilitas Bank Indonesia
11:43
Video thumbnail
Mentri Geram! Pengembangan Perumahan Bermasalah Diberi Deadline 1 Minggu , Unsur Pidana Langsung
11:25
Video thumbnail
Megawati: Akar Rumput Mau Diinjak Mau Dibunuh Suatu Saat Akan Kembali Tumbuh
01:18
Video thumbnail
Kenang Kudatuli, Megawati Ingatkan TNI dan Polri
01:02
Video thumbnail
Megawati: Hei TNI-Polisi Kalian Tuh Sebetulnya Datang dari Mana?
11:56

BERITA TERBARU

EKONOMI

TERPOPULER